Khotib Ahmad Idris Mengajak Umat Menjaga Kesucian Diri
- 24 Mar 2026 20:19 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Khotib Ahmad Idris menyampaikan khotbah yang sangat menyentuh hati di hadapan ribuan jamaah saat pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Polda NTT 21 Maret 2026 . Beliau menekankan bahwa menjaga kesucian diri setelah sebulan penuh berpuasa merupakan kewajiban utama bagi setiap Muslim yang ingin meraih rida Ilahi.
Suasana hikmat menyelimuti seluruh area Lapangan Polda Nusa Tenggara Timur ketika gema takbir berkumandang dengan sangat merdu memecah kesunyian pagi hari. Seluruh jemaah tampak sangat khusyuk mengikuti setiap rangkaian ibadah meskipun matahari mulai memancarkan sinar yang cukup terik di atas kepala mereka.
Khotib Ahmad Idris mengingatkan bahwa kemenangan melawan hawa nafsu selama bulan Ramadan harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui perbuatan yang sangat terpuji. Kita tidak boleh menjadi hamba yang merugi karena kembali melakukan kemaksiatan setelah Allah Subhanahu wa taala memberikan ampunan yang sangat luas kepada kita.
Umat Islam di Kota Kupang menunjukkan toleransi yang sangat tinggi dengan menjaga ketertiban selama proses ibadah berlangsung dari awal hingga akhir acara. Pihak keamanan dari Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur juga memberikan pelayanan maksimal guna memastikan seluruh rangkaian sholat Idul Fitri berjalan dengan aman.
Dengarkan Juga : Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah | 21 Maret 2026
Khotib Ahmad Idris menegaskan bahwa bulan Ramadan adalah madrasah ruhani yang seharusnya mampu membentuk karakter seorang Muslim menjadi pribadi yang jauh lebih bertakwa. Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk saling memaafkan agar hubungan silaturahmi antar sesama warga di Nusa Tenggara Timur tetap terjaga dengan sangat baik.
Iblis merasa sangat sedih dan meraung karena melihat umat Nabi Muhammad mendapatkan pengampunan dosa yang begitu besar pada hari raya yang sangat suci ini. Oleh karena itu, kita harus waspada terhadap segala bentuk bujuk rayu setan yang mencoba merusak pahala ibadah yang telah kita kumpulkan dengan susah payah.
Khotib Ahmad Idris menutup ceramahnya dengan doa yang sangat mendalam agar seluruh amal ibadah masyarakat diterima oleh Allah dan membawa keberkahan bagi bangsa. Tangis haru menyelimuti beberapa jemaah yang merasa sangat berat melepaskan kepergian bulan suci Ramadan yang penuh dengan rahmat serta ampunan dari Allah Taala.
Pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Lapangan Polda NTT tahun ini menjadi simbol persatuan yang sangat kuat di tengah keberagaman masyarakat yang ada di wilayah ini. Semoga semangat Idul Fitri ini terus membekas dalam jiwa setiap individu sehingga kedamaian selalu menyertai langkah kaki kita dalam membangun daerah tercinta ini. (AN)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....