Karang Taruna Desa Silu Sukses Kelola Jagung dari Dana Desa
- 24 Mar 2026 18:10 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Karang Taruna Desa Silu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, berhasil mengelola lahan pertanian jagung seluas 5 hektar melalui pemanfaatan dana desa untuk program ketahanan pangan. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan perkiraan produksi mencapai 40 ton jagung.
Program pengelolaan lahan tersebut dikerjakan oleh para pemuda karang taruna dengan memanfaatkan lahan milik Pemerintah Desa Silu serta beberapa lahan tidur milik masyarakat yang disewa untuk ditanami jagung. Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Kupang, Yosef Lede, yang hadir langsung melakukan panen perdana jagung di lokasi tersebut pada Rabu, 11 Maret 2026.
Menurut Yosef Lede, apa yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Silu dan karang taruna merupakan contoh nyata pemanfaatan dana desa yang tepat sasaran. Ia menilai keterlibatan pemuda desa dalam pengelolaan pertanian menjadi langkah positif dalam mendorong ketahanan pangan daerah.
“Saya sebagai Bupati Kupang menyampaikan terima kasih karena Kepala Desa tidak saja melaksanakan perintah Presiden, tetapi juga memanfaatkan semua faktor, baik itu sumber daya manusia melalui karang taruna maupun lahan dan juga sumber air, untuk menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat,” ujarnya.
Ia juga menyebut Desa Silu dapat menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Kupang dalam memanfaatkan dana desa untuk sektor produktif, khususnya di bidang pertanian. Meski demikian, Yosef Lede mengingatkan agar keberhasilan tersebut tidak membuat pemerintah desa dan para pemuda cepat berpuas diri.
Menurutnya, potensi lahan dan sumber air di Desa Silu masih sangat besar sehingga masih dapat dikembangkan untuk meningkatkan produksi pertanian di masa mendatang. Sementara itu, Kepala Desa Silu, Mikael Takel, mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah daerah agar dana desa dialokasikan untuk mendukung ketahanan pangan.
Ia menjelaskan bahwa setelah menerima arahan tersebut, pihaknya langsung berdiskusi dengan karang taruna untuk memanfaatkan lahan yang belum digarap. Melalui dukungan dana desa, kegiatan pertanian jagung akhirnya dapat dilaksanakan dan mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Amin Juariah, menyebut hasil panen jagung petani nantinya dapat diserap oleh Bulog dengan harga Rp6.500 per kilogram dengan kadar air 14 persen. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....