Menenun Harapan, Persiapan Munas SMGM 2027 Dimulai dari Kupang
- 24 Mar 2026 17:03 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Di sebuah ruangan sederhana milik Susteran PRR di kawasan Naikoten II, Kupang, percakapan mengalir hangat. Sejumlah pria dan perempuan duduk mengitari sebuah meja kecil panjang yang dipenuhi botol air minum, dan sisa kudapan.
Tak ada kemewahan, tetapi dari ruang itulah sebuah agenda besar mulai dirajut: Musyawarah Nasional (Munas) dan Internasional SMGM (Sahabat Monsinyur Gabriel Manek) bakal digelar di Kota Kupang NTT Agustus 2027.
Suasana pertemuan itu terasa akrab, namun sarat makna. Satu per satu peserta menyampaikan pandangan, sesekali diselingi tawa ringan, sebelum kembali serius membahas struktur kepanitiaan. Di sudut ruangan, sebuah laptop terbuka,yang dioperasikan Sekretaris panitia menjadi saksi bagaimana gagasan dan rencana perlahan dirumuskan.
Bagi komunitas SMGM, Munas bukan sekadar agenda rutin organisasi. Ia adalah ruang refleksi sekaligus penentu arah.
Penasehat SMGM Pusat, Dr. Antonius Bele, menyebut pertemuan itu sebagai langkah awal yang penting. Munas 2027, menurut dia, akan menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi selama tiga tahun terakhir, sekaligus memilih kepengurusan baru yang akan melanjutkan estafet pelayanan.
Koordinator SMGM Keuskupan Agung Kupang yang juga Ketua Panitia Munas, Adrianus Ceme, tampak mencermati dan mencatat sekaligus menjawab setiap usulan anggota panitia. Baginya, waktu yang tersisa menuju Agustus 2027 harus dimanfaatkan dengan cermat.
Dengan perkiraan sekitar 1000-1500 orang peserta dari berbagai daerah. Dengan tamu dari luar negeri juga, persiapan Munas ini tidak bisa dilakukan setengah hati.
“Kerja panitia harus mulai dari sekarang, tersusun rapi, dan berjalan sesuai bidang masing-masing,” ujarnya , Adrianus Ceme dalam nada tenang, namun tegas.
SMGM sendiri bukan komunitas kecil. Berpusat di Surabaya, jaringan doa awam ini telah menjangkau hampir seluruh provinsi di Indonesia, dengan konsentrasi anggota terbesar di Pulau Timor dan Flores. Bahkan, jejaknya telah melampaui batas negara hingga Kenya Afrika, Australia, dan Timor Leste.
Sebagai organisasi yang lahir dari spiritualitas Suster-suster Putri Reinha Rosari (PRR) yang dilahirkan oleh Mgr Gabriel Manek semasa hidupnya dulu dengan, semangat pelayanan menjadi napas utama gerakannya. Namun di balik berbagai pembahasan teknis, ada pesan yang terus diingatkan. Pastor Moderator SMGM,
RD Longginus Bone, menegaskan bahwa persiapan Munas tidak boleh hanya berhenti pada urusan administrasi dan logistik. Lebih dari itu, setiap proses harus berakar pada nilai-nilai iman yang diwariskan oleh Monsinyur Gabriel Manek.
“Yang kita bangun bukan hanya kegiatan. Tetapi juga semangat pelayanan,” katanya.
Di ruangan itu, percakapan tentang daftar panitia, jadwal kerja, hingga kebutuhan peserta, perlahan menyatu dengan kesadaran akan panggilan yang lebih dalam. Bahwa Munas nanti bukan sekadar pertemuan besar, melainkan perjumpaan iman yang memperkuat peran umat dalam kehidupan menggereja.
Menjelang akhir pertemuan, datang Suster Lusiani, PRR yang merupakan Pemimpin umum Kongregasi PRR, dari suatu perjalan dan akan kembali ke rumah induk di Larantuka. Namun sempat memberikan pesan kepada Panitia Munas SMGM 2027 dan secara umum kepada seluruh Anggota SMGM dunia bahwa, kehadiran SMGM juga berkontribusi dalam memperkenalkan tarekat PRR secara lebih luas kepada masyarakat.
Melalui aktivitas doa, pelayanan sosial, dan kebersamaan umat, spiritualitas PRR semakin dikenal dan dirasakan manfaatnya secara nyata.
Terkait persiapan Musyawarah Nasional (Munas) SMGM 2027 yang direncanakan berlangsung di Kota Kupang, Sr. Lusiani menyatakan optimisme bahwa seluruh rangkaian kegiatan akan berjalan dengan baik dan lancar. Keyakinan tersebut, kata dia, lahir dari proses persiapan yang dilakukan secara serius, terencana, dan dilandasi semangat kebersamaan.
“Persiapan yang dilakukan tidak sekadar formalitas, tetapi sungguh dijalankan dengan kesungguhan dan semangat persaudaraan,” katanya.
Dari ruang sederhana itu, langkah menuju Munas SMGM 2027 di Kupang mulai disusun. Perlahan, namun pasti, menenun harapan, menyatukan pelayanan, dan menjaga nyala semangat SMGM yang telah diwariskan sejak awal. (GT/ST)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....