Perayaan Paskah Rote Ndao 2026, Perdana Libatkan Kolaborasi Terbesar
- 23 Mar 2026 15:27 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Rote Ndao - Panitia Perayaan Paskah Kabupaten Rote Ndao 2026 menyatakan bahwa perayaan tahun ini menjadi kolaborasi perdana terbesar lintas sektor antara gereja dan pemerintah daerah. Hingga kini, persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 80 persen, hal ini disampaikan dalam dialog di Pro 1 RRI Rote pada Kamis, 19 Maret 2026.
Ketua Panitia Perayaan Paskah Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026, Pendeta Izal De Haan menyatakan kepanitiaan dibentuk secara lintas sektor. Menurutnya seluruh pembagian tugas dan tanggung jawab dilakukan bersama antara pihak gereja serta pemerintah daerah.
“Ini adalah kerja sama perdana yang besar antara pihak gereja bersama-sama dengan Pemda Rote Ndao,” ujar Pdt. Izal De Haan. Ia menjelaskan bahwa sinergi ini mencakup seluruh beban pekerjaan hingga pembagian seksi kepanitiaan.
Pendeta Izal De Haan menambahkan panitia telah bekerja secara intensif selama dua bulan terakhir. Proses percakapan pembentukan kegiatan ini bahkan sudah berlangsung sejak tahun sebelumnya secara mendalam.
Tema Paskah tahun ini mengangkat pesan kebangkitan Kristus yang dikaitkan erat dengan berbagai isu kemanusiaan. Isu yang disoroti antara lain penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, hingga pencegahan perdagangan orang.
Perayaan akan berlangsung selama tiga hari mulai Rabu, 8 April 2026 hingga Jumat, 10 April 2026. Rangkaian kegiatan meliputi berbagai perlombaan seni tradisonal dan budaya, pawai akbar, hingga ibadah syukur bersama sebagai penutup saat HUT Kabupaten Rote Ndao.
Dimulai dengan berbagai perlombaan yang digelar pada Rabu, 8 April 2026 mendatang. Jenis lomba meliputi kompetisi paduan suara, tarian tradisional kebalai, hingga dance rohani kekinian bagi generasi muda.
Perayaan juga akan dimeriahkan dengan pawai besar yang dijadwalkan pada Kamis, 9 April 2026. Pawai tersebut menggabungkan unsur religius keagamaan, kebudayaan lokal dan pembangunan daerah dengan melibatkan kontingen berskala besar.
Dan penutup rangkain perayaan paskah ini pada Jumat, 10 April 2026. Dengan dilaksanakan Ibadah syukur Paskah bersama yang dilanjutkan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rote Ndao.
Pdt. Izal De Haan menegaskan bahwa perayaan ini tidak hanya bersifat seremonial tahunan semata. Panitia menargetkan Paskah Rote Ndao menjadi agenda reguler dan daya tarik utama wisata daerah.
“Kami berharap ini jadi event reguler dan dapat mendorong pergerakan ekonomi UMKM,” kata Pdt. Izal De Haan. Ia ingin masyarakat luar tertarik datang ke Rote karena ada sesuatu yang unik saat Paskah.
Ia menambahkan kegiatan ini juga menjadi ruang terbuka bagi kolaborasi lintas agama dan budaya. Seluruh elemen masyarakat dilibatkan secara aktif untuk menciptakan harmoni sosial di wilayah perbatasan paling selatan Indonesia.
Panitia menargetkan perayaan ini memberi dampak ekonomi nyata bagi kesejahteraan masyarakat jemaat lokal. Kegiatan diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan sekaligus menjaga identitas budaya lokal Rote Ndao. (NLL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....