Melasti Satukan Umat Hindu Kupang
- 23 Mar 2026 07:37 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang – Umat Hindu di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menggelar ritual Melasti sebagai awal rangkaian perayaan **Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948. Prosesi penyucian diri dan alam ini dipusatkan di kawasan pesisir Pura Segara Kupang dan diikuti umat dari tujuh pura di kota tersebut.
Ketua **Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Kupang, dr. I Wayan Ary Wijana S. Putera, menjelaskan bahwa Melasti merupakan ritual penting untuk membersihkan diri secara lahir dan batin sebelum memasuki rangkaian upacara Nyepi.

Menurutnya, dalam prosesi ini umat mengambil air suci dari laut sebagai simbol penyucian diri dan alam semesta, sekaligus memohon keharmonisan antara manusia dan lingkungan.
“Melasti ini adalah kegiatan penyucian diri dan alam dengan mengambil air suci dari laut. Ini menjadi persiapan spiritual sebelum umat Hindu melanjutkan rangkaian upacara berikutnya menuju Hari Raya Nyepi,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah Melasti, umat Hindu akan melanjutkan rangkaian upacara Tawur Agung Kesanga yang dirangkaikan dengan pawai Ogoh-ogoh, sebelum memasuki puncak Nyepi dengan menjalankan Catur Brata Penyepian.
Melasti di Kota Kupang juga diikuti umat dari berbagai pura yang berada di bawah naungan PHDI maupun pura instansi. Seluruh umat berkumpul membawa sarana persembahyangan untuk mengikuti ritual bersama, sebelum kembali ke pura masing-masing untuk melaksanakan tradisi nyejer atau pememitan.
Bagi umat Hindu, Melasti tidak hanya menjadi bagian dari tradisi keagamaan, tetapi juga momentum refleksi diri. Salah satu pemudi Hindu, Risya, mengaku merasa lega dan bersyukur karena seluruh rangkaian upacara dapat berjalan dengan baik.
Ia berharap seluruh prosesi perayaan Nyepi tahun ini dapat berlangsung lancar hingga akhir dan membawa perubahan positif bagi umat.
Di sisi lain, pelaksanaan ritual Melasti juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat di Kota Kupang. Ketua **Karang Taruna Kota Kupang, Roy Dacunha, menyatakan pihaknya hadir untuk memastikan umat Hindu dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Ia menegaskan bahwa dukungan lintas komunitas tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga Kota Kupang sebagai kota yang dikenal dengan tingkat toleransi yang tinggi di Indonesia. (As)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....