Konvoi Mobil Off Road Turut Semarakkan Pawai Kupang Bertakbir Season 3

  • 22 Mar 2026 15:18 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Suasana malam takbiran di Kota Kupang berlangsung meriah melalui gelaran Pawai Kupang Bertakbir Season 3 yang dipusatkan di Bundaran Tirosa Jumat, 20 Maret 2026 malam. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh umat Muslim, tetapi juga melibatkan berbagai komunitas lintas agama yang turut ambil bagian dalam memeriahkan acara. Salah satu yang mencuri perhatian masyarakat adalah kehadiran kendaraan off-road jenis Katana dan sejenisnya.

Kendaraan-kendaraan tersebut tampil unik dengan berbagai hiasan bernuansa Islami, mulai dari lampu warna-warni, ornamen kaligrafi, hingga pengeras suara yang mengumandangkan takbir sepanjang rute pawai. Sejak sore hari, masyarakat sudah mulai memadati kawasan Bundaran Tirosa untuk menyaksikan jalannya pawai. Tidak hanya warga Kota Kupang, sejumlah masyarakat dari wilayah sekitar juga turut hadir bersama keluarga untuk menikmati suasana malam takbiran yang penuh kebersamaan.

Pawai ini menjadi semakin istimewa karena melibatkan berbagai komunitas, termasuk komunitas otomotif, pemuda lintas agama, serta organisasi masyarakat. Kehadiran mereka menjadi simbol nyata toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang selama ini terjaga dengan baik di Kota Kupang.

Peserta pawai terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka tidak hanya berkeliling menggunakan kendaraan hias, tetapi juga berjalan kaki sambil mengumandangkan takbir, membawa obor, serta mengibarkan bendera bernuansa Islami. Iringan musik religi dan tabuhan beduk semakin menambah semarak suasana malam itu.

Kehadiran mobil Katana dan kendaraan sejenis menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi kalangan anak muda dan pecinta otomotif. Banyak warga yang mengabadikan momen tersebut dengan ponsel mereka, bahkan tidak sedikit yang mengunggahnya ke media sosial.

Salah seorang penonton, Mustafa, mengaku sangat terkesan dengan kemeriahan pawai yang berlangsung. Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Kota Kupang.

“Saya sangat senang melihat kegiatan seperti ini. Semua masyarakat ikut meramaikan tanpa melihat perbedaan. Ini menunjukkan bahwa toleransi di Kupang sangat baik dan harus terus dijaga,” ucap Mustafa kepada RRI.CO.ID Jumat, 20 Maret 2026.

Menurutnya, keterlibatan berbagai komunitas dalam pawai ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masih sangat kuat di tengah masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan konsep yang lebih menarik. Selain menjadi ajang perayaan malam takbiran, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.

Sejumlah pedagang makanan dan minuman terlihat memanfaatkan momentum tersebut untuk menjajakan dagangan mereka kepada para pengunjung. Aparat keamanan juga tampak berjaga di sejumlah titik untuk memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan tertib. Arus lalu lintas di sekitar Bundaran Tirosa diatur sedemikian rupa guna menghindari kemacetan selama pawai berlangsung.

Pemerintah daerah bersama panitia pelaksana mengapresiasi partisipasi masyarakat yang telah menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Mereka menilai Pawai Kupang Bertakbir Season 3 tidak hanya sukses dari segi penyelenggaraan, tetapi juga dalam memperkuat nilai-nilai toleransi.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memeriahkan malam takbiran, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat hubungan sosial, membangun kebersamaan, serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Dengan semangat persatuan yang ditunjukkan dalam pawai Kupang Bertakbir Kota Kupang kembali menegaskan dirinya sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama. (AI)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....