Simson Polin: Rote Ndao Siap Sambut Obor Perdamaian

  • 22 Mar 2026 15:04 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote - Ketua Festival Paskah Pemuda Sinode GMIT 2026, Simson Polin bersama pengurus pemuda GMIT menggelar pertemuan koordinasi. Pertemuan ini melibatkan para ketua klasis se-Rote Ndao serta Koordinator Teritori Pemuda.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Klasis Lobalain Pdt. Mariana J.B.B. Nalle-Sirah, S.Th dan Ketua Klasis Pantai Baru Pdt. Robi Kadafuk, S.Th. Turut hadir Ketua Klasis Rote Barat Daya Pdt. Ezry Pono, S.Th serta Koordinator Teritori Reoriki Jacob Lazarus, S.Pd.

Seluruh klasis di Rote Ndao menyatakan kesiapan menerima dan menyambut obor perdamaian dari wilayah daratan Timor. Obor tersebut dijadwalkan tiba setelah perjalanan panjang lintas klasis di wilayah NTT.

“Seluruh klasis di Rote Ndao siap menyambut obor perdamaian dengan penuh sukacita dan semangat kebersamaan. Dan, tentunya Rote Ndao siap menyambut obor perdamaian” ucap Simson Polin saat diwawancarai RRI Sabtu, 21 Maret 2026.

Obor perdamaian akan dibawa dari Klasis Belu pada 28 Maret 2026 dan melintasi beberapa klasis. Perjalanan mencakup Klasis TTU, So’e, Kupang Timur, Kota Kupang Timur, hingga Kota Kupang.

Selanjutnya pada 9 April, obor akan diantar menggunakan Kapal Ferry Garda Maritim menuju Rote Ndao. Penyambutan awal akan dilakukan di Klasis Pantai Baru dan Klasis Rote Timur.

“Momentum ini menjadi simbol persatuan iman dan pelayanan pemuda GMIT lintas wilayah,” ujar Simson Polin.

Obor kemudian akan diarak menuju Klasis Lobalain sebagai bagian dari rangkaian penyambutan resmi. Pada 10 April, obor akan diterima Pemerintah Kabupaten Rote Ndao usai upacara HUT ke-24.

Setelah itu, obor akan dibawa menuju Fiulain di Klasis Rote Barat Daya yang bersejarah. Lokasi ini dikenal sebagai tempat masuknya Injil dan sekolah pertama di Rote Ndao sejak 1729.

“Refleksi Paskah di Fiulain akan menjadi momen spiritual yang menguatkan iman dan sejarah gereja,” kata Simson Polin.

Kegiatan refleksi akan berlangsung di gereja tua dengan mimbar batu yang sarat nilai sejarah. Usai refleksi, obor akan diarak menuju Klasis Rote Selatan di titik nol.

Di lokasi tersebut, obor akan disimpan sebagai simbol pesan damai dari Rote Ndao untuk dunia. Pesan yang diusung adalah damai dari beranda terselatan Nusantara bagi dunia yang terluka. (LA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....