Mutiara Pagi Katolik: Menggunakan Media Sosial secara Bijak

  • 17 Mar 2026 01:41 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote Ndao - Menggunakan media sosial secara bijak agar tetap membangun kepedulian terhadap sesama. Pesan itu disampaikan dalam program Mutiara Pagi Katolik Pro 1 RRI Rote Kamis, 5 Maret 2026 lalu.

Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao, Damianus Obenu, S.Pd mengatakan teknologi dapat membawa pengaruh positif maupun negatif tergantung cara penggunaannya. Menurutnya, media sosial harus diarahkan untuk memperkuat nilai kemanusiaan.

Ia menjelaskan berbagai konten positif dapat menjadi sarana membangun kepedulian sosial. Namun pengguna tetap harus mampu memilah informasi agar tidak terjebak dalam hal yang menjauhkan dari kehidupan nyata.

“Ada hal-hal positif yang ada di media sosial juga dibagikan dalam bentuk video, dalam bentuk narasi dan sebagainya,” katanya. Karena itu, pengguna media sosial diminta memberi tanggapan yang tepat terhadap isi yang dikonsumsi setiap hari.

Menurutnya, kecenderungan hidup dalam zona nyaman dapat membuat orang kehilangan kepekaan terhadap kebutuhan sekitar. Kondisi itu dinilai berbahaya bila media sosial justru membuat orang sibuk pada diri sendiri.

Ia menegaskan ajakan positif di media sosial sebaiknya diterjemahkan dalam tindakan nyata. Bentuknya dapat berupa membantu sesama, menjaga persaudaraan, dan membangun toleransi.

“Bukan hanya sekadar membaca dan menonton, tetapi kita juga terapkan dalam kehidupan nyata,” ujarnya. Ia menilai nilai digital yang baik harus tampak dalam relasi sosial sehari-hari.

Damianus juga mengingatkan agar media sosial tidak dipakai untuk memperlihatkan pencitraan saat menolong orang lain. Menurutnya, bantuan yang tulus tidak perlu diumbar demi mendapat perhatian publik.

Ia mencontohkan kesempatan membantu sering hadir di sekitar kehidupan sehari-hari. Karena itu, perhatian sebaiknya diberikan kepada orang yang benar-benar membutuhkan di sekitar.

“Tidak usah mengumbar di media sosial atau harus orang lain tahu bahwa kita sedang membantu sesama,” ucapnya. Ia mengajak umat menjadikan masa prapaskah sebagai waktu melatih kepedulian yang nyata. (NLL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....