Panitia Festival Paskah 2026 Terapkan Kampanye Zero Waste
- 12 Mar 2026 12:11 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang–Panitia penyelenggara Festival Paskah 2026 di Nusa Tenggara Timur akan menerapkan aturan kebersihan yang ketat melalui program “Zero Waste Campaign”. Kebijakan ini diberlakukan untuk menjaga estetika Kota Kupang sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian lingkungan selama rangkaian perayaan berlangsung. Hal tersebut diungkapkan Erenst Blegur, S.E, M.M., Ketua Pengurus Pemuda Sinode GMIT di Pro 1 RRI Kupang Kamis, 12 Maret 2026.
Melalui kebijakan tersebut, setiap kelompok peserta pawai diwajibkan memiliki tim kebersihan mandiri yang bertanggung jawab terhadap kebersihan sepanjang rute yang dilalui. “Tim ini akan memastikan tidak ada sampah yang tertinggal setelah rombongan peserta melintas,” ujarnya.
Erenst menjelaskan, langkah ini diambil sebagai respons terhadap potensi penumpukan sampah, terutama sampah plastik, yang kerap muncul dalam kegiatan berskala besar yang melibatkan ribuan peserta dan penonton.
Dalam wawancara bersama RRI Kupang, Erenst menyebut setiap mobil hias maupun rombongan pejalan kaki harus diikuti petugas khusus yang siap memungut sampah di sepanjang jalur pawai. Strategi yang disebut sebagai “tim sapu bersih” ini diharapkan dapat menjaga wajah Kota Kupang tetap bersih dan rapi selama festival berlangsung.
Selain itu, panitia juga menyiapkan tempat sampah terpilah di sejumlah titik strategis di sepanjang rute pawai. “Langkah ini bertujuan mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah makanan maupun botol minuman secara sembarangan,” tambah Erenst.
Panitia menegaskan, kesadaran menjaga lingkungan menjadi bagian penting dari nilai spiritualitas dalam merayakan Paskah. Karena itu, peserta yang terbukti melanggar aturan kebersihan akan diberikan teguran serta pengurangan nilai dalam sistem penilaian digital lomba kreativitas pawai.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Nusa Tenggara Timur menurut Erenst, juga siap mendukung pelaksanaan program ini dengan menyiapkan armada pengangkut sampah tambahan. Kendaraan tersebut akan mengikuti jalannya pawai hingga titik akhir untuk memastikan sampah dapat segera diangkut dan dikelola dengan baik.
Melalui program Zero Waste Campaign, panitia berharap seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir dapat ikut berperan aktif menjaga kebersihan selama festival berlangsung. Dengan demikian, perayaan Paskah tidak hanya menjadi momen sukacita iman, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian alam. (DB)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....