Gubernur Pimpin Panen Jagung Bersama di Naibonat
- 28 Feb 2026 18:55 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Panen Jagung Bersama Gubernur NTT di UPTD Kesejahteraan Sosial Tuna Netra dan Karya Wanita, Naibonat, berlangsung di Kabupaten Kupang Sabtu, 28 Februari 2026 dengan penuh semangat kebersamaan. Gubernur Nusa Tenggara Timur memimpin langsung kegiatan panen jagung di lahan milik Pemerintah Provinsi NTT yang dikelola oleh Dinas Sosial Provinsi NTT.
Dalam pembukaan kegiatan, Gubernur menyampaikan rasa syukur atas hasil panen yang dicapai serta mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat kerja produktif. Ia menegaskan bahwa momentum panen tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan sosial masyarakat binaan.
Kegiatan ini memanfaatkan lahan milik Pemerintah Provinsi NTT dengan luas total lima hektar yang dikelola secara produktif oleh warga binaan. Dari luasan tersebut, dua hektar telah dipanen lebih dahulu untuk kebutuhan jagung muda, sementara tiga hektar lainnya dipanen pada kegiatan hari ini karena telah memasuki masa panen penuh.
Panen ini menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan sekaligus pembinaan produktif di lingkungan UPTD Kesejahteraan Sosial Tuna Netra dan Karya Wanita. Penanaman jagung dilakukan oleh perempuan dewasa penghuni Panti Sosial Karya Wanita yang dibina melalui kegiatan pertanian sebagai proses pemberdayaan dan peningkatan kemandirian ekonomi.

(Gubernur NTT saat melakukan panen jagung bersama stakehokder terkait)
UPTD Kesejahteraan Sosial Tuna Netra dan Karya Wanita memiliki dua seksi layanan, yakni Seksi Tuna Netra yang berada di Kupang dan Seksi Karya Wanita yang berada di Naibonat. Melalui dua layanan tersebut, pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek sosial, tetapi juga diarahkan pada kegiatan produktif yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga binaan.
Di tengah hujan yang mengguyur lokasi panen, Gubernur menegaskan bahwa kunci utama pertanian di NTT adalah ketersediaan air yang cukup dan berkelanjutan sepanjang musim tanam. Ia mengingatkan bahwa selama air tersedia, kegiatan tanam harus dilakukan secara konsisten dengan menjaga ritme hingga tiga kali musim tanam dalam setahun agar produktivitas terus meningkat.
Gubernur juga memaparkan capaian produksi pangan daerah yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir sebagai hasil kerja keras petani dan dukungan pemerintah. Produksi beras NTT tahun lalu mendekati satu juta ton gabah atau sekitar lima ratus ribu ton beras, sementara produksi jagung terus meningkat meskipun belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan konsumsi dan pakan ternak.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan peran strategis Bulog sebagai offtaker atau penyerap hasil panen petani guna memberikan kepastian pasar dan harga yang layak. Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis hasil panen jagung kepada Bulog serta bantuan pompa air, disertai seruan bersama membangun Kabupaten Kupang dan NTT melalui sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan. (AN)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....