SPPG Sumba Barat Layani 9.607 Penerima Manfaat Program

  • 26 Feb 2026 11:05 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sumba Barat resmi menjadi motor penggerak baru dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hingga awal tahun 2026, pengembangan fasilitas SPPG menunjukkan progres signifikan, baik dari sisi pemberdayaan ekonomi maupun perluasan akses layanan gizi bagi masyarakat.

Sabinus Nammu Kodu, Koordinator SPPG Wilayah Kabupaten Sumba Barat pada RRI Sumba Kamis, 26 Februari 2026 mengatakan, berdasarkan data operasional terbaru, saat ini telah berdiri tiga unit SPPG di wilayah Kecamatan Loli yang menjangkau Desa Doka Kaka, Desa Wee Karou, dan Desa Sobawawi. Program ini direncanakan akan terus diperluas dengan penambahan 15 unit SPPG di wilayah aglomerasi serta 14 unit di daerah terpencil guna memperluas cakupan pelayanan.

Sabinus juga mengatakan keseluruhan, program MBG telah berhasil menjangkau 9.607 penerima manfaat. Distribusi layanan mencakup siswa sekolah mulai dari tingkat PAUD hingga SMA, balita, serta kelompok rentan seperti ibu hamil dan ibu menyusui. Kehadiran SPPG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan nutrisi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kehadiran siswa di sekolah.

Dari sisi ekonomi, operasional SPPG turut membuka lapangan kerja baru. Setiap unit melibatkan rata-rata 47 personel yang didukung pengawas gizi dan pengawas keuangan. Mayoritas tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal, terutama ibu rumah tangga. Selain itu, kebutuhan bahan pangan dipasok melalui kolaborasi dengan petani, peternak, pelaku UMKM, kelompok tani, hingga BUMDes setempat sehingga mendorong perputaran ekonomi daerah.

Pengelolaan SPPG dilakukan secara profesional melalui kemitraan dengan yayasan di bawah pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN). Setiap unit dipimpin kepala SPPG yang dibantu tenaga ahli gizi dan akuntan untuk memastikan standar kualitas makanan serta transparansi anggaran. Program ini diharapkan menjadi solusi strategis dalam menekan angka stunting sekaligus mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Sumba Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....