Undana Pacu Mutu Global, Perkuat Riset dan Digitalisasi
- 26 Feb 2026 06:57 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang -Universitas Nusa Cendana (Undana) terus melakukan langkah transformatif guna meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kampus terbesar di wilayah timur Indonesia ini menargetkan penguatan daya saing di tingkat nasional hingga internasional melalui inovasi, digitalisasi, serta kolaborasi global yang berkelanjutan.
Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng. saat diwawancarai RRI Kupang Rabu, 25 Februari 2026 menegaskan bahwa transformasi ini difokuskan pada penguatan ekosistem akademik yang modern dan adaptif terhadap kebutuhan industri masa depan. Pemanfaatan teknologi digital terbaru, pembaruan kurikulum berbasis kompetensi, serta integrasi pembelajaran berbasis proyek menjadi bagian penting dari strategi menuju world class university.
“Seluruh civitas akademika harus bersinergi untuk mewujudkan visi besar universitas sebagai pusat keunggulan pendidikan yang berkontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat NTT,” tegas Rektor.
| Baca juga: Kemenag Perkuat Mutu Pendidikan SMTK |
Transformasi juga menyasar peningkatan kualitas penelitian dosen agar lebih solutif terhadap persoalan sosial di NTT, termasuk optimalisasi potensi sumber daya alam kepulauan. Riset diarahkan pada inovasi teknologi tepat guna yang memberi dampak langsung bagi masyarakat, khususnya petani dan nelayan.
Di sisi lain, Undana berkomitmen meningkatkan akreditasi program studi melalui standarisasi sarana dan prasarana, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik sesuai kriteria kementerian. “Targetnya, lulusan Undana tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas dan inovatif dalam menciptakan peluang kerja baru,” katanya.
Prof. Jefri menjabarkan, langkah strategis lainnya adalah memperkuat kerja sama internasional dengan sejumlah universitas ternama di luar negeri. Program pertukaran mahasiswa dan kolaborasi riset bersama terus diperluas untuk membuka wawasan global mahasiswa.
Pendekatan inklusif ini memastikan mahasiswa di daerah terdepan tetap memiliki akses terhadap pengetahuan mutakhir dan jejaring profesional internasional, sehingga mampu bersaing di era globalisasi.
Menurut Prof Jefri, Undana juga mengembangkan laboratorium riset terpadu sebagai pusat inovasi teknologi tepat guna. Fasilitas ini diharapkan mampu melahirkan solusi konkret bagi sektor pertanian dan perikanan di NTT.
Dukungan pemerintah daerah terhadap kebijakan Kampus Merdeka turut memperkuat langkah tersebut. Mahasiswa diberi ruang belajar langsung di tengah masyarakat, sehingga lebih peka terhadap tantangan riil dan mampu menghasilkan solusi berbasis kebutuhan lokal.
Dengan semangat gotong royong dan komitmen seluruh pemangku kepentingan, Undana optimistis mampu menjadi lokomotif penggerak kemajuan pendidikan tinggi di wilayah timur Indonesia. (DB)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....