Beberapa Kendala Umum yang Dihadapi dalam Layanan MBG

  • 24 Feb 2026 16:49 WIB
  •  Kupang

RRI CO.ID, Sumba - Dapur Satuan Pemenuhan Pangan Gizi Nasional di Kecamatan Loli Doka Kaka menyampaikan sejumlah kendala dalam pelaksanaan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kendala tersebut dinilai cukup memengaruhi proses operasional dapur dalam menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat penerima manfaat di wilayah tersebut.

Koordinator Satuan Pemenuhan Pangan Gizi (SPPG) wilayah Loli dan sekitarnya, Renaldi Dapayami, menjelaskan bahwa salah satu hambatan utama yang dihadapi saat ini adalah rutinitas pemadaman aliran listrik, namun pihak dapur telah mengatasinya dengan menghadirkan Generator yang dapat di gunakan saat aliran listrik dari PLN mengalami pemadaman. Kondisi tersebut berdampak pada proses pengolahan bahan makanan di dapur, terutama pada penggunaan peralatan listrik yang mendukung kegiatan memasak.

Selain persoalan listrik, dapur MBG Loli Doka Kaka juga menghadapi keterbatasan ketersediaan pangan lokal. Beberapa bahan yang dibutuhkan belum sepenuhnya dapat dipenuhi dari hasil produksi masyarakat setempat, sehingga berdampak pada kelancaran penyediaan menu yang sesuai standar gizi.

Tak hanya itu, stabilitas ketersediaan pangan hewani juga menjadi perhatian. Ketersediaan bahan seperti daging, telur, dan ikan dinilai perlu dijaga secara berkelanjutan agar kebutuhan dapur MBG dapat terpenuhi tanpa hambatan berarti.

Renaldi menghimbau para petani dan peternak di wilayah Loli dan sekitarnya untuk mulai mempersiapkan tanaman hortikultura serta meningkatkan produksi pangan hewani. Dengan demikian, dapur SPPG Loli Doka Kaka dapat menyerap langsung hasil pertanian dan peternakan masyarakat setempat.

Ia menambahkan, keberlanjutan kesiapan pangan di tingkat masyarakat sangat penting agar tidak terjadi kewalahan dalam pemenuhan kebutuhan dapur MBG. Kehadiran dapur ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi penerima manfaat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....