Pemerintah Kota Kupang Optimalkan Pelayanan Pengangkutan Sampah Masyarakat
- 22 Feb 2026 13:59 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Achmad Likur menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan selalu bersiaga penuh dalam mengantisipasi terjadinya penumpukan sampah saat musim penghujan tiba. Pihaknya telah menyiapkan armada kendaraan khusus beserta seluruh awak petugas kebersihan untuk merespons laporan warga terkait titik-titik lokasi yang mengalami kendala persampahan.
Pemerintah secara resmi telah menetapkan jadwal pembuangan sampah bagi seluruh warga masyarakat mulai dari jam 6 sore hingga pukul d
12 malam setiap harinya. Namun faktanya masih banyak warga yang tidak disiplin mematuhi aturan waktu tersebut sehingga tumpukan sampah sering muncul kembali setelah petugas selesai melakukan pengangkutan.
Pasukan kuning mulai bekerja menyisir seluruh jalur pengangkutan sampah di wilayah Kota Kupang sejak pukul setengah lima subuh untuk memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga. Meskipun petugas lapangan sudah bekerja dengan maksimal namun perilaku sebagian masyarakat yang terlambat bangun dan membuang sampah sembarangan tetap menjadi kendala yang utama.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang menerapkan sistem pengamanan berlapis dengan mengerahkan mobil pamungkas untuk mengangkut sisa sampah yang tidak terangkut armada reguler. Keberadaan mobil khusus ini bertujuan untuk menyisir kembali jalur-jalur utama agar tidak ada lagi sampah yang tertinggal dan mengganggu keindahan estetika pemandangan kota.
Jika sistem pengangkutan reguler dan mobil pamungkas masih mengalami kebobolan maka pemerintah akan segera menurunkan barisan ketiga berupa tim patroli siaga sebagai langkah antisipasi. Tim patroli ini secara rutin melakukan pengawasan di daerah-daerah tertentu yang belum maksimal penanganannya agar seluruh wilayah kota benar-benar bersih dari tumpukan sampah dan limbah rumah tangga.
Dengarkan Juga : Sampah Jadi Berkah
Achmad Likur membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan menjadikan nomor pribadinya sebagai layanan call center untuk menampung seluruh keluhan maupun pengaduan masyarakat mengenai masalah persampahan. Keterbukaan informasi ini diharapkan dapat mempercepat respons pemerintah dalam menangani berbagai persoalan teknis di lapangan yang seringkali dikeluhkan oleh warga di berbagai wilayah kelurahan.
Pengelolaan sampah yang positif secara otomatis akan mendatangkan keuntungan ekonomi bagi pribadi sekaligus memberikan dampak kesehatan yang sangat baik bagi lingkungan hidup di sekitar kita. Tema peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang mengusung konsep sampah menjadi berkah sangat relevan untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap nilai guna sebuah limbah.
Seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berkolaborasi dengan pemerintah untuk menjaga kebersihan kota karena masalah persampahan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa dipisahkan. Peran aktif warga dalam mematuhi jadwal pembuangan dan menjaga lingkungan masing-masing sangat menentukan keberhasilan Kota Kupang dalam mewujudkan lingkungan yang sehat serta bersih berkelanjutan. (AN)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....