Industri Garam Rote Ndao Bawa Dampak Lingkungan Positif

  • 21 Feb 2026 21:53 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote - Pembangunan tambak garam membawa dampak positif bagi lingkungan. Luapan air saat musim hujan kini berangsur terkendali.

Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) berada di Kecamatan Rote Timur dan Landu Leko. Wilayah tersebut sebelumnya sering terdampak genangan air hujan.

Air hujan kerap meluap hingga ke area persawahan dan badan jalan. Kondisi itu mengganggu aktivitas pertanian dan mobilitas masyarakat setempat.

Kini, kondisi tersebut mulai membaik setelah penataan sistem drainase kawasan. Pelebaran saluran air dilakukan oleh PT Nindya Karya sebagai pelaksana proyek.

Wakil Project Manager PT Nindya Karya, Eko, menjelaskan peningkatan kapasitas drainase. Ia menyebut ukuran drainase diperbesar signifikan dari sebelumnya.

“Ukuran drainase kami perbesar hampir tujuh kali lipat dari sebelumnya,” kata Eko. Ia menyampaikan hal itu kepada RRI, Sabtu 21 Februari 2026.

Menurut Eko, pelebaran drainase efektif memperlancar aliran air saat hujan tinggi. Risiko luapan air ke lahan warga kini jauh berkurang.

“Itu juga bagian dari penataan drainase kawasan industri garam,” ujarnya. Penataan tersebut memastikan pembangunan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.

Perbaikan infrastruktur membuat aktivitas pertanian warga menjadi lebih aman. Mobilitas masyarakat juga tidak lagi terganggu genangan air.

Pembangunan industri garam diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah juga memastikan aspek lingkungan tetap menjadi perhatian utama.

Kawasan industri garam diarahkan menjadi model pembangunan terpadu berkelanjutan. Manfaatnya diharapkan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. (Radja)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....