Bupati Kupang Targetkan Produksi Padi 100 Ribu Ton
- 20 Feb 2026 07:59 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Bupati Kupang, Yosef Lede, menargetkan produksi padi di wilayahnya pada tahun 2026 mencapai 100 ribu ton. Target tersebut meningkat dibandingkan capaian tahun 2025 yang berada di angka 87 ribu ton.
Optimisme itu disampaikan Yosef Lede dalam kegiatan Gerakan Tanam Padi Serentak yang digelar di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur. Menurutnya, peningkatan produksi menjadi langkah strategis untuk memperkuat kontribusi Kabupaten Kupang terhadap ketahanan pangan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Kita ingin tahun ini kita bisa produksi sampai 100.000 ton dibandingkan tahun lalu sebanyak 87.000 ton,” ujarnya, Senin, 16 Februari 2026.
Untuk mewujudkan target tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang menyiapkan sejumlah langkah konkret, di antaranya penguatan mekanisasi pertanian melalui sistem brigade alat dan mesin pertanian (alsintan). Sistem ini memungkinkan penggunaan alsintan secara terorganisir dan merata bagi kelompok tani, sehingga proses tanam hingga panen menjadi lebih efisien.
| Baca juga: Cetak Sawah Baru Buka Harapan Petani Kupang |
Selain itu, Pemkab Kupang juga menjalankan program cetak sawah rakyat serta optimalisasi lahan tadah hujan agar produktivitas meningkat. Upaya ini didukung dengan pendampingan penyuluh pertanian serta ketersediaan benih dan pupuk yang memadai.
Tak hanya fokus pada produksi, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan regulasi pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Agrobisnis. Inisiatif ini bertujuan menjaga stabilitas harga hasil panen sekaligus menjamin penyerapan gabah petani, sehingga kesejahteraan mereka dapat meningkat.
Bupati menegaskan, peningkatan produksi bukan semata soal angka, melainkan bagian dari komitmen daerah dalam memperkuat kemandirian pangan serta meningkatkan pendapatan petani. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah desa, penyuluh, hingga kelompok tani, untuk bersinergi mencapai target yang telah ditetapkan.
Dengan strategi terukur dan dukungan semua pihak, Kabupaten Kupang optimistis mampu mencapai produksi 100 ribu ton padi pada 2026 sekaligus memperkuat perannya sebagai salah satu lumbung pangan di NTT. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....