Sabu Raijua Perkuat Swasembada Pangan lewat Tanam Serentak

  • 19 Feb 2026 13:47 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua melaksanakan Gerakan Tanam Padi Serentak yang dipusatkan di persawahan Kelompok Tani Prima Tani, Desa Raeloro, Kecamatan Sabu Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam mempercepat target swasembada pangan berkelanjutan tahun 2026.

Gerakan tanam serentak tersebut menurut Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly saat diwawancarai RRI Kupang via telpon, Kamis, 19 Februari 2026 bertujuan meningkatkan luas tambah tanam dan mengoptimalkan potensi lahan pertanian guna mendukung ketahanan pangan. “Ini berarti dalam setahun kita bisa memiliki masa tanam sampai tiga kali”, katanya.

Sejalan dengan kondisi wilayah yang didominasi lahan kering, Pemkab Sabu Raijua juga mendorong pengembangan komoditas sorgum dan jagung sebagai alternatif pangan selain padi. Sorgum dinilai cocok dibudidayakan karena memiliki daya tahan tinggi terhadap cuaca ekstrem serta dapat tumbuh dengan pasokan air terbatas.

Menurutnya, diversifikasi pangan melalui budi daya sorgum menjadi langkah adaptif untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan beras dari luar daerah.

Berdasarkan data statistik, produksi padi di Sabu Raijua pada 2025 mencapai 12.220 ton. Untuk musim tanam 2026, pemerintah menetapkan target perluasan lahan tanam sebesar 2.106 hektare.

Selain itu, modernisasi pertanian di lahan kering terus didorong melalui dukungan alat mesin pertanian, benih unggul, serta pupuk bersubsidi dari Kementerian Pertanian RI. “Kami berharap langkah ini dapat meningkatkan efisiensi pengolahan lahan dan kesejahteraan petani,” katanya menegaskan. (DB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....