Bantuan Alsintan Kementan Percepat Kerja Petani NTT
- 19 Feb 2026 13:25 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Bantuan alat dan mesin pertanian atau alsintan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk wilayah Nusa Tenggara Timur disambut antusias oleh masyarakat tani. Bantuan tersebut terdiri dari traktor roda empat, traktor roda dua, mesin tanam padi atau transplanter, hingga mesin semprot.
Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperkuat sektor pertanian serta mendukung percepatan program swasembada pangan. Dengan penggunaan alsintan modern, proses pengolahan lahan yang sebelumnya memakan waktu lama kini dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
“Bantuan traktor roda dua maupun roda empat serta alat tanam transplanter sangat membantu meringankan pekerjaan petani di lapangan, sebelum adanya bantuan tersebut, proses pengolahan lahan bisa memakan waktu hingga dua minggu. Sekarang dengan bantuan traktor, satu hari lahan sudah selesai diolah dan siap tanam. Ini sangat membantu kami,” ucap Fernando salah satu perwakilan petani saat di temui RRI.CO.ID, Senin, 16 Februari 2026.
Ia menambahkan, selain menghemat waktu, penggunaan alsintan juga mengurangi beban tenaga kerja serta biaya operasional. Dengan lahan yang lebih cepat siap tanam, petani dapat menyesuaikan jadwal musim tanam dengan lebih baik, sehingga potensi hasil panen pun meningkat. Untuk memastikan penggunaan alat lebih tertib dan merata, kelompok tani dapat melakukan pemesanan atau order melalui aplikasi yang telah disediakan.
Sistem ini memungkinkan pelayanan yang lebih terorganisir sehingga seluruh kelompok tani memiliki kesempatan yang sama dalam memanfaatkan bantuan alsintan. Pemerintah berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dirawat secara optimal oleh kelompok tani.
Dengan dukungan peralatan modern dan manajemen yang baik, sektor pertanian di Nusa Tenggara Timur diharapkan semakin maju dan mampu berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional. (Andry/Ady)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....