Stok Beras NTT Aman Jelang Ramadan

  • 14 Feb 2026 15:50 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Perum Bulog Wilayah Nusa Tenggara Timur memastikan ketersediaan stok beras kondisi aman hingga enam bulan ke depan. Kepastian ini disampaikan Manajer Bisnis Bulog Wilayah NTT, Elita Mautang, sebagai langkah antisipasi menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.

“Saat ini stok beras yang tersimpan di gudang-gudang Bulog di NTT dalam kondisi cukup dan siap didistribusikan sesuai kebutuhan pasar. Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras, karena pasokan telah dipersiapkan dengan baik dan aman untuk 6 bulan ke depan”, ucap Elita saat di temui RRI.CO.ID. Jumat, 13 Februari 2026.

Menurutnya, penyaluran beras Bulog selama ini berjalan stabil, baik ke pasar tradisional maupun ke mitra penyalur resmi. Distribusi dilakukan secara rutin dan terukur guna menjaga keseimbangan pasokan serta stabilitas harga di tingkat konsumen.

Terkait program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP, Elita menegaskan bahwa pembelian beras dibatasi maksimal dua karung per orang. Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan pemerataan serta mencegah terjadinya penimbunan atau pembelian dalam jumlah besar oleh pihak tertentu.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dalam pengawasan penyaluran beras SPHP. Menurutnya, kolaborasi antara Bulog, pemerintah daerah, serta aparat terkait sangat dibutuhkan agar distribusi dapat berjalan tertib dan tepat sasaran.

“Pengawasan harus diperkuat agar pembelian beras SPHP benar-benar terkontrol dan dinikmati masyarakat yang membutuhkan,” kata Elita

Lebih lanjut, Elita berharap sinergi antarinstansi pemerintah terus ditingkatkan, terutama dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga menjelang Lebaran. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi tanpa gejolak harga yang signifikan. Bulog NTT optimistis, dengan stok yang tersedia dan sistem distribusi yang berjalan stabil, masyarakat dapat menjalani Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan beras. (Andry/Ady)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....