GPM di Tarus, Bantu Masyarakat Dapatkan Harga Terjangkau

  • 14 Feb 2026 12:53 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi NTT menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka memperingati Hari Besar Keagamaan Nasional. Kegiatan ini berlangsung di Gerai NTT Mart, Kelurahan Tarus, Kabupaten Kupang, Jumat, 13 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, TPID Provinsi NTT, Bulog NTT, serta Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT. Gerakan ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan menjelang hari raya.

Salah satu pelaku UMKM yang turut ambil bagian, Daud Benu, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia menjual berbagai komoditas seperti bawang, wortel, dan rempah-rempah lainnya.

“Kami sebagai pelaku UMKM berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut karena kami menjual produk di bawah harga pasar, tetapi tetap tidak merugi. Keuntungannya memang sedikit, tetapi bisa membantu masyarakat dan mendukung program pemerintah,” ujarnya.

Daud menjelaskan, sebagian besar komoditas yang dijualnya berasal langsung dari petani lokal, sementara beberapa produk seperti wortel didatangkan dari distributor luar daerah. Dalam sehari pelaksanaan GPM, ia mengaku mampu meraih omzet sekitar Rp2 juta.

“Selain menambah pendapatan, manfaat lain yang kami rasakan adalah bertambahnya relasi dan pelanggan, termasuk untuk penjualan online,” katanya.

Kegiatan GPM ini direncanakan berlangsung selama 15 hari. Para pelaku UMKM berharap program serupa dapat terus digelar secara rutin untuk membantu meningkatkan pendapatan sekaligus memperluas jaringan pemasaran mereka.

Sementara itu, warga Kelurahan Tarus, Welmince Besi, menyambut baik pelaksanaan pasar murah tersebut. Meski menurutnya perbedaan harga dengan pasar umum tidak terlalu jauh, ia tetap merasakan manfaatnya.

“Kalau menurut saya, beda harga sedikit saja, tapi tetap bagus. Harapan saya ke depan kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan di Kelurahan Tarus dengan harga yang lebih diturunkan lagi,” katanya.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah daerah berharap dapat menjaga daya beli masyarakat serta menekan laju inflasi, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....