Brimob NTT dan Polsek Wewaria Perbaiki Jembatan Darurat
- 09 Feb 2026 16:39 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID.Kupang - Wujud nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat kembali ditunjukkan personel Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda NTT bersama Polsek Wewaria, Polres Ende. Mereka bergotong royong memperbaiki jembatan darurat bagi pejalan kaki dan pengendara sepeda motor roda dua di Desa Fatuatu, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Sabtu, 7 Februari 2026. Jembatan darurat tersebut sebelumnya mengalami kerusakan parah sehingga tidak dapat dilalui masyarakat.
Jembatan itu merupakan akses vital penghubung tiga desa, yakni Desa Fatuatu, Desa Fatuatu Barat, dan Desa Fatuatu Timur. Kegiatan perbaikan dipimpin Wakil Komandan Kompi 3 Batalyon B Pelopor, Iptu Venancio Da Costa Pinto bersama Kapolsek Wewaria, Iptu Dance Dima serta melibatkan personel gabungan dan masyarakat setempat.
Selain menjadi penghubung antar desa, jembatan tersebut juga merupakan jalur strategis antar kecamatan, khususnya dari Kecamatan Wewaria menuju Kecamatan Maurole hingga akses lintas utara ke Kabupaten Sikka.
Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.Si saat ditemui rri.co.id, Senin, 9 Februari 2026 mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian Polri dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya terkait akses transportasi.
“Kehadiran Polri tidak hanya dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir membantu masyarakat. Perbaikan jembatan ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas warga, mulai dari pelajar, tenaga kesehatan, hingga perekonomian masyarakat,” ujar Kabid Humas di Kupang.
Sementara itu, Camat Wewaria Fidelis Bela mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta kerja nyata personel Brimob dan Polsek Wewaria.
“Kami sangat berterima kasih. Jembatan ini adalah akses utama warga. Dengan diperbaiki, masyarakat tidak perlu lagi menyeberangi sungai yang berisiko, terutama anak sekolah dan tenaga kesehatan,” ungkapnya.
Proses perbaikan dilakukan dengan membongkar bagian jembatan yang telah rapuh, mengganti papan bantalan, serta memperkuat penyangga menggunakan material kayu. Meski sempat terkendala pengumpulan bahan, pekerjaan tetap berjalan lancar berkat sinergitas TNI–Polri dan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bukti sinergi kuat antara Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam membangun infrastruktur darurat, sekaligus mempertegas komitmen Polda NTT dalam menghadirkan pelayanan nyata bagi masyarakat.(VFZ)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....