NTT Mart Flores Timur, Etalase Ekonomi Lokal
- 06 Feb 2026 00:38 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Larantuka – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali memperluas jaringan pemasaran produk lokal melalui peresmian NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Flores Timur di Taman Kota Feliks Fernandez, Larantuka, Kamis (5/2/2026) sore. Gerai ini menjadi NTT Mart ke-20 di NTT.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan, kehadiran NTT Mart merupakan bagian dari strategi pembangunan ekonomi berbasis potensi daerah melalui pendekatan One Village One Product (OVOP), One School One Product (OSOP), dan One Community One Product (OCOP).

Menurut Gubernur Melki, keberhasilan penguatan sektor IKM–UMKM tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi pemerintah daerah dengan lembaga perbankan, khususnya dalam optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“NTT Mart hadir bukan hanya sebagai toko, tetapi sebagai simpul ekonomi daerah yang menghubungkan produsen lokal dengan pasar yang lebih luas. Di sinilah produk Flores Timur mendapat ruang, nilai tambah, dan kebanggaan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menggunakan produk lokal NTT dalam setiap kegiatan resmi sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap pelaku usaha daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Zeth Sony Libing, menjelaskan bahwa NTT Mart merupakan implementasi langsung kebijakan pembangunan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dalam menjawab kebutuhan pasar bagi pelaku IKM–UMKM.
“NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Flores Timur menampilkan 31 IKM/UMKM lokal dengan produk kriya, fesyen, dan kuliner yang telah dikurasi dari sisi kualitas dan daya saing,” jelasnya.
Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, menyambut positif kehadiran NTT Mart sebagai ruang promosi sekaligus pasar baru bagi produk unggulan daerah. Ia berharap IKM–UMKM semakin berperan sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.
Peresmian NTT Mart Flores Timur turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur, unsur Forkopimda, pengurus Dekranasda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pimpinan instansi vertikal dan perangkat daerah setempat. (As)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....