Green Radio: Tanam Pohon, Redam Bencana

  • 26 Jan 2026 11:47 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang: Yayasan Jaringan Peduli Masyarakat (JPM) terus mendorong upaya penghijauan sebagai langkah nyata meredam risiko bencana lingkungan di Kabupaten Kupang. Hal ini disampaikan Direktur Yayasan JPM, Yohanis Pakereng, dalam program Beranda Asta Cita khusus Green Radio. Ia menjelaskan bahwa JPM merupakan yayasan lokal yang berdiri sejak 2019 dan telah bergerak di berbagai bidang, mulai dari kesehatan, air bersih, sanitasi, penanganan stunting, hingga pemulihan lingkungan.

Menurut Yohanis, keterkaitan antara lingkungan dan keberlangsungan hidup masyarakat sangat erat, khususnya ketersediaan air dan potensi bencana. Penggundulan hutan dan kerusakan ekosistem dinilai menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko erosi dan banjir. Karena itu, penghijauan menjadi bagian penting dari kerja JPM dalam upaya pemulihan lingkungan secara berkelanjutan.

Pada tahun 2025, Yayasan JPM mendapat dukungan dari PLN Unit Induk Wilayah NTT dalam rangka mendukung program Hari Menanam Sedunia. Program tersebut diwujudkan melalui penanaman pohon produktif di pekarangan warga serta penghijauan di wilayah-wilayah yang dinilai kritis akibat erosi. Salah satu lokasi yang menjadi fokus kegiatan adalah Desa Nunkurus, Kabupaten Kupang, yang memiliki risiko erosi cukup tinggi.

Yohanis menjelaskan, sebelum kegiatan dilaksanakan, pihaknya berkoordinasi dengan Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Kabupaten Kupang dan pemerintah desa setempat. Survei dilakukan untuk menentukan titik-titik rawan erosi di bantaran kali Desa Nunkurus. Hasilnya, ditemukan beberapa lokasi yang berpotensi memicu longsor dan banjir jika tidak segera ditangani.

Melalui kegiatan penghijauan ini, Yayasan JPM berharap dapat membantu mengurangi dampak bencana sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Menurut Yohanis, penanaman pohon bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi bagian dari upaya jangka panjang untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....