Panen Cabai SMAN 1 Kupang Timur Kontribusi Pangan

  • 24 Jan 2026 14:26 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Bupati Kupang Yosef Lede menghadiri Panen Raya potensi lokal budidaya tanaman cabai yang merupakan implementasi pembelajaran berbasis proyek di SMA Negeri 1 Kupang Timur, Jumat (23/01/2026).

Kegiatan panen raya tersebut turut dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama sejumlah pejabat provinsi dan kabupaten. Dalam sambutannya, Gubernur NTT menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal.

“Ini sesuai dengan program Melki–Jhoni untuk mendorong pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis potensi yang kita miliki masing-masing. SMA-SMA di Kabupaten Kupang terbukti bisa menjadi pusat produksi pertanian yang kita dorong bersama,” ujarnya.

Pengelolaan lahan tanaman cabai di SMA Negeri 1 Kupang Timur dilakukan dengan dukungan anggaran sebesar Rp35 juta. Dari pengelolaan tersebut, ditanam sebanyak 3.600 pohon cabai pada 36 bedeng di atas lahan seluas kurang lebih 2.000 meter persegi, dari total luas lahan sekolah mencapai 1,5 hektare yang hingga kini belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Estimasi pendapatan mencapai Rp.150 juta.

Tanaman cabai dipanen setiap minggu dan dipasarkan dengan harga sekitar Rp55 ribu per kilogram. Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung dari Gubernur NTT. “Tepuk tangan dulu untuk ibu Kepala Sekolah. Dengan anggaran 35 juta bisa menghasilkan 150 juta, jangan sampai sebaliknya,”ucapnya.

Menurutnya, melalui kegiatan ini para siswa belajar bahwa lahan yang dikelola dengan baik dapat memberikan hasil nyata. Ia mengatakan melalui sekolah ini bisa menjadi contoh bagi sekolah lain. Melki mengemukakan sekolah tersebut patut mendapat dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi karena telah menjadi sekolah inspirasi.

Sementara itu, Bupati Kupang Yosef Lede menegaskan bahwa kegiatan panen raya ini menjadi contoh nyata kontribusi dunia pendidikan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ia menjelaskan momen pemanenan tersebut menunjukkan bahwa kehadiran sekolah dan anak-anak didik juga memberi kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia,Prabowo Subianto.

Untuk mengoptimalkan lahan yang masih kosong, Bupati Kupang menginstruksikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang untuk memberikan dukungan penuh. “Ibu Kadis, saya perintahkan besok datang garap yang sisa. Jangan hanya itu saja. Besok pinjam alat berat, kita bantu semua lahan yang masih bisa dimaksimalkan dan kita tanam semua,”ujarnya.

Selain itu, Bupati Kupang juga menetapkan kebijakan penanaman pohon dan tanam-tanam yang bisa digunakan untuk mendukung program MBG. Tujuannya untuk menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan sekaligus mendukung program ketahanan pangan dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mengakhiri arahannya, Bupati Kupang menyampaikan apresiasi kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Kupang Timur. “Selamat kepada Ibu Kepala Sekolah SMAN 1 Kupang Timur, Selfina Sunbanu, beserta seluruh guru dan siswa. Ini harus menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mencintai lingkungan dan menanam tanaman produktif,” tuturnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTT Winston Rondo, Kepala BRMP NTT, Danramil 1604-02, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT Ambrosius Kodo, Koordinator dan Pengawas SMA Kabupaten Kupang, Camat Kupang Timur, para lurah, kepala sekolah, guru, serta siswa SMA Negeri 1 Kupang Timur.(AL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....