Pengemudi Keluhkan Antrean Padat Masuk Pelabuhan Tenau Kupang
- 19 Mar 2026 07:58 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Denny, seorang pengemudi kendaraan mengeluhkan antrean masuk Pelabuhan Tenau Kupang yang sangat padat akibat terbatasnya jumlah pos karcis kendaraan yang tersedia pada pagi hari ini 19 Maret 2026. Ia menyebut bahwa hanya terdapat satu pos karcis untuk kendaraan roda dua dan satu pos untuk kendaraan roda empat sehingga menyebabkan antrean panjang kendaraan.
Kejadian tersebut terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 08.30 WITA saat dua kapal, yakni KM Awu dan KM Chantika, sedang berlabuh di dermaga Pelabuhan Tenau Kupang secara bersamaan. Kondisi ini membuat arus kendaraan yang hendak masuk ke area pelabuhan menjadi tersendat karena volume kendaraan meningkat secara signifikan dalam waktu bersamaan.
Denny juga mengungkapkan bahwa kepadatan antrean kendaraan diperparah oleh minimnya jumlah petugas yang mengatur lalu lintas di pertigaan jalan masuk menuju Pelabuhan Tenau Kupang. Menurutnya, keberadaan petugas lalu lintas sangat penting untuk mengurai kemacetan terutama saat terjadi lonjakan kendaraan akibat aktivitas kapal bersandar dan keberangkatan.
Selain itu, ia menyoroti kondisi lahan parkir khusus kendaraan roda dua yang dinilai tidak tertata dengan baik sehingga sering kali mengganggu akses kendaraan roda empat yang melintas di area tersebut. Denny menjelaskan bahwa posisi parkir motor yang tidak teratur kerap menutup sebagian badan jalan di sekitar area parkiran depan Terminal Helong.

Ia berharap agar pihak pengelola pelabuhan dapat segera menata ulang sistem parkir dengan memisahkan jalur parkir motor dan mobil secara lebih jelas untuk menghindari tumpang tindih arus kendaraan. Denny mengusulkan agar parkiran motor ditempatkan di sebelah kiri dekat pos parkir sementara kendaraan roda empat diarahkan ke area parkir utama yang telah tersedia.
Selain penataan parkir, ia juga mengusulkan agar arus kendaraan keluar atau arus balik diarahkan melalui jalur lama yang berada di sisi kiri untuk mengurangi kepadatan di jalur utama. Menurutnya, pengaturan jalur ini dapat membantu memperlancar sirkulasi kendaraan sehingga tidak terjadi penumpukan di satu titik tertentu.
Sementara itu, pantauan lapangan oleh RRI.co.id menunjukkan bahwa kepadatan antrean hanya terjadi pada jalur masuk pelabuhan sedangkan arus kendaraan keluar relatif lancar tanpa hambatan berarti. Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan utama terletak pada sistem pengelolaan pintu masuk serta keterbatasan fasilitas pendukung yang ada saat ini.
Denny pun meminta kepada pihak terkait untuk segera menambah jumlah pos karcis masuk serta meningkatkan jumlah petugas pengatur lalu lintas guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi. Ia berharap langkah tersebut dapat mempercepat proses masuk kendaraan ke pelabuhan sehingga aktivitas masyarakat dan pengguna jasa transportasi laut dapat berjalan lebih lancar. (AN)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....