Biji Kluwih, Makanan Tradisional yang Mulai Sulit Didapat
- 23 Okt 2023 14:56 WIB
- Sumenep
KBRN,
Sumenep : Buah kluwih sepintas memang mirif dengan buah sukun. Padahal sangat
berbeda hususnya ketika dilihat dari tekstur kulit, biji, dan rasanya.
Sukun, jika di rebus dan matang rasanya masnis. Sedangkan Kluwih yang enak untuk sayur. Di masak dengan santan, lebih lezat dibandingkan dengan sayur nangka muda.
Biji kluwih yang tua memiliki kandungan Kalori hingga 111 kal, protein, karbohidrat dan hingga kalsium. Warga madura menyebut pohon kluwih sebagai pohon kolor.
“Kalau zaman dulu biji kluwih yang sudah tua dan direbus, bisa menjadi sarapan alternatif karena setara dengan gandum. Bahkan juga mempermudah membuang gas dalam perut,”cerita Muhammad, pemilik pohon Kluwih, asal Desa Pekandangan Sangra, Kecamatan Bluto, senin (23/10/2023).
Biji kluwih yang sudah matang di rebus di Pasar anom Sumenep dijual Rp 1000 satu tusuk sate berisi lima biji. Sedangkan buahnya berkisar antara Rp 3000 hingga 5000.
“Buah ini mahal, sama mahalnya dengan harga buah kelapa, itu disebabkan sulit mendapatkannya,”imbuhnya.
Penyebab sulitnya pohon kluwih, karena pohonya terlalu rapuh dan tidak bisa digunakan sebagai bahan-bahan bangunan rumah. Sehingga jarang dipelihara warga. Disisi lain pohonya menjulang tinggi.
“Untuk mendapatkannya harus bersabar karena buah ini musiman, sehingga harus menunggu waktu untuk mencari di pasaran,”singkatnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....