Sajian ayam bakar khas Sumenep
- 24 Jan 2026 14:08 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Kuliner khas Kabupaten Sumenep, Madura, kembali mencuri perhatian melalui sajian ayam bakar khas Sumenep. Olahan ayam ini dikenal dengan cita rasa gurih, manis, dan aroma bakaran yang kuat berkat penggunaan bumbu tradisional Madura serta proses pembakaran menggunakan arang.
Ayam bakar Sumenep diolah dari ayam pilihan yang dimarinasi dengan rempah-rempah khas, seperti bawang putih, ketumbar, kemiri, lengkuas, dan gula merah. Proses perendaman bumbu dilakukan selama beberapa jam agar bumbu meresap sempurna ke dalam daging ayam. Setelah itu, ayam dibakar perlahan di atas bara api hingga menghasilkan warna kecokelatan dan aroma yang menggugah selera.
Masdura, seorang pecinta kuliner asal Sumenep, mengatakan ayam bakar khas daerahnya memiliki keunikan tersendiri dibandingkan ayam bakar dari daerah lain.
“Yang membedakan ayam bakar Sumenep itu bumbunya. Rasanya kuat, tapi tetap seimbang antara gurih dan manis,” ujar Masdura saat ditemui di salah satu warung kuliner.
Menurut Masdura, proses pembakaran menjadi kunci penting dalam menciptakan cita rasa ayam bakar yang lezat. Api yang digunakan tidak boleh terlalu besar agar daging ayam matang merata dan tetap empuk. “Kalau dibakar pelan-pelan, dagingnya tidak kering dan bumbunya tetap terasa,” katanya.
Ayam bakar Sumenep biasanya disajikan dengan sambal khas Madura yang pedas, lalapan segar, serta nasi putih hangat. Hidangan ini kerap menjadi pilihan utama masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke Sumenep, terutama pada jam makan malam.
Masdura menilai ayam bakar Sumenep memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kuliner unggulan daerah. “Kalau dipromosikan lebih luas, ayam bakar Sumenep bisa dikenal seperti kuliner khas Madura lainnya. Rasanya sudah tidak diragukan lagi,” ucapnya.
Dengan kelezatan rasa dan proses pengolahan yang masih mempertahankan cara tradisional, ayam bakar Sumenep menjadi salah satu warisan kuliner Madura yang patut dijaga dan dilestarikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....