Ayam Merangkat: Kuliner Khas Nusantara Pedas Dan Gurih

  • 23 Okt 2025 12:12 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Dalam budaya Lombok, ayam menjadi salah satu bahan utama yang sering diolah dalam berbagai bentuk, seperti ayam rarang, ayam taliwang, dan ayam merangkat. Salah satu menu Ayam yang sedang banyak peminatnya adalah Ayam Merangkat.

Ayang Merangkat yang kita ketahui di awal kemunculan dan Viralnya Ayam merangkat yang berasal dari Desa Bonjeruk, yang terletak di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, merupakan salah satu daerah yang dikenal sebagai sentra kuliner tradisional Sasak. Dari sinilah muncul berbagai resep warisan leluhur, termasuk Ayam Merangkat — hidangan ayam berbumbu pedas gurih yang dimasak dengan rempah-rempah khas Lombok.

Desy Wulandari adalah salah satu pelaku usaha kuliner yang menjual Ayam merangkat yang ada di Mataram saat menjadi Narasumber Obrolan UMKM di Programa 4 RRI Mataram, Kamis (23/10/2025) menyampaikan bahwa ia asli dari Lombok Tengah ingin mengangkat kuliner daerah asalnya dan memasarkanya di Mataram sebagai alternatif untuk pecinta Ayam Merangkat.

Masyarakat yang ada di Mataram tidak perlu jauh-jauh ke Lombok Tengah jika ingin menikmatinya. Dari segi resep dan penyajianya sama seperti Ayam Merangkat pada umumnya. Namun bagi Desy, Ayam Merangkat buatanya memiliki rasa yang unik.

Dirinya, memulai usahanya dari akhir tahun 2023 dan mencoba memasarkan dengan berbekal resep, ketekunan dan keyakinan sehingga mencoba memperkenalkan usahanya ke rekan-rekan dan orang terdekatnya, sampai memiliki beberapa loyal customer yang selalu repeat order dan response positif dari semua konsumen yang pernah membeli produknya.

Ia menuturkan bahwa Ayam Merangkat Lombok Mamachi hadir dengan menu andalan berupa ayam bakar khas Lombok yang disajikan bersama sambal plecing, tempe goreng, dan lalapan segar.

“Resepnya kami kembangkan dari resep keluarga, tetapi tetap kami sesuaikan agar bisa diterima oleh lidah modern tanpa kehilangan cita rasa tradisional,” ujarnya.

Selama perjalanan bisnisnya, Desy mengakui bahwa tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi rasa dan pelayanan di tengah persaingan kuliner yang semakin ketat. Namun, berkat semangat dan dukungan pelanggan, usahanya terus berkembang pesat.

“Kami selalu mengutamakan bahan segar dan proses masak yang higienis. Selain itu, kami juga aktif memanfaatkan media sosial untuk promosi dan menerima pesanan secara online,” katanya.

Ia juga berpesan, untuk yang ingin memulai usahanya, mulai saja dulu dan pastikan tekun terus untuk mengembangkan usahanya, memasarkannya,rajin posting, jangan gengsi dan semangat dan gigih bekerja keras bangun produk agar lebih baik dan berbeda dari kompetitor serta bersaing secara sehat dan terus berusaha.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....