Kolak, Sajian Kuliner Tradisional Bagi Peminat Penganan Manis
- 14 Jul 2025 16:48 WIB
- Sabang
KBRN, Sabang : Kolak (atau kolek) adalah makanan penutup khas Indonesia yang berbahan dasar gula aren atau gula kelapa, santan dan daun pandan. Kolak memiliki rasa yang gurih, manis, dan tekstur yang lembut. Kolak biasanya disajikan hangat, tetapi bisa juga disajikan dingin dengan ditambah es batu sehingga menjadi es kolak. Meski saat ini sudah dapat ditemui di mana saja, namun kolak sejatinya berasal dari Jawa.
Tak hanya lezat untuk dinikmati, tetapi kolak memiliki potensi besar sebagai peluang usaha. Dengan modal yang relatif kecil, bahan baku yang mudah diperoleh dan peminat yang luas, usaha kolak bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan, terutama di momen-momen tertentu seperti bulan Ramadan.
Salah satu penjual kolak, Radhiah warga gampong Kuta Timu mengatakan kolak ini salah satu makanan yang disukai semua kalangan dan cara mengolahnya pun cukup mudah.
“Bahan kolak seperti biasa ada buah pisang, ubi dan labu yang semuanya dipotong-potong. Kemudian santan, ditambah gula merah atau gula pasir, sedikit garam serta daun pandan untuk menambah harum aromanya. Semua bahan dicampur jadi satu, usahakan memasukkan bahan yang paling keras terlebih dulu agar matang merata,” kata Radhiah, saat dihubungi RRI Sabang, Senin (14/7/2025).
Cita rasanya yang manis dan gurih juga mengenyangkan, membuat kolak menjadi pilihan favorit sebagai takjil berbuka puasa, makanan penutup ataupun camilan saat santai. Kolak ada yang disajikan dingin juga tidak, sesuai dengan permintaan pelanggan.
Meskipun terkadang pembeli tidak selalu ramai, Radhiah tetap semangat menjalani usaha kolaknya ini. Kolak yang dijual seharga Rp.10ribu/porsinya. Kolak salah satu kuliner tradsional yang masih digemari hingga saat ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....