Angkringan, Tempat Kuliner Khas Jawa yang Populer di Bandung
- 15 Jan 2025 18:10 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung : Warung angkringan adalah salah satu ikon kuliner khas Jawa, terutama di wilayah Yogyakarta, Solo, dan sekitarnya.
Warung sederhana ini identik dengan suasana santai, makanan murah meriah, serta tempat bercengkerama bagi masyarakat dari berbagai kalangan.
Saat ini, warung angkringan merebak cukup luas di wilayah kota bandung. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya dari mana asal usul warung angkringan ini?
Nama "angkringan" berasal dari kata "angkring", yang dalam bahasa Jawa berarti duduk santai atau nongkrong. Ada juga yang mengaitkannya dengan kata "angkring", yaitu posisi pikulan yang melengkung, menyerupai gerobak tradisional yang digunakan oleh penjual angkringan.
Warung angkringan diyakini mulai muncul pada awal abad ke-20. Awalnya, angkringan hanya berupa gerobak sederhana yang digunakan oleh penjual keliling. Salah satu pelopor angkringan adalah Mbah Pairo, seorang warga asal Klaten yang pindah ke Yogyakarta pada tahun 1930-an.
Mbah Pairo membawa konsep berjualan makanan keliling dengan gerobak yang kemudian dikenal sebagai angkringan. Anak dan cucunya melanjutkan tradisi ini hingga menjadi populer di Yogyakarta. Sejak itu, angkringan semakin dikenal sebagai tempat makan rakyat kecil dengan harga terjangkau.
Seiring perkembangan zaman, angkringan tidak hanya menjadi tempat makan, tetapi juga ruang interaksi sosial. Di Kota Bandung sendiri, banyak angkringan modern yang mulai mengadopsi konsep baru dengan tambahan fasilitas seperti Wi-Fi, tempat duduk lebih nyaman, dan variasi menu yang lebih luas. Meski demikian, esensi dari angkringan sebagai tempat makan sederhana tetap dipertahankan.
Warung angkringan adalah bukti kekayaan budaya kuliner Indonesia yang sederhana namun penuh makna. Dengan sejarah panjangnya, angkringan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....