Minuman Tradisional Khas Nusantara yang Kaya Manfaat

  • 12 Nov 2024 19:38 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Indonesia yang sebagai negara penghasil rempah, memiliki kekayaan akan cita rasa kuliner dari aneka jenis makanan dan minuman tradisional yang diwariskan oleh leluhur. Tak hanya makanan khas nusantara yang lezat, ada beragam minuman khas yang menyegarkan untuk dicicipi. Bahkan beberapa minuman tradisional tersebut diracik dari bahan alami dan rempah-rempah, yang memiliki khasiat untuk kesehatan tubuh.

Meski terbuat dari bahan yang hampir sama, uniknya setiap daerah di Indonesia memiliki minuman khas masing-masing. Mulai dari minuman yang identik dengan rasa manis, hangat dan nikmat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Menariknya lagi, beberapa minuman tradisional tersebut tak hanya berkhasiat dan dikonsumsi oleh masyarakat, namun juga dapat dipasarkan hingga pasar global. Hal ini menjadi peluang dalam bidang kuliner ekonomi kreatif.

Dikutip dari laman resmi kemenparekraf.go.id, beberapa minuman tradisional khas nusantara yaang kaya akan manfaat kesehatan. Berikut minuman menyehatkan yang wajib dicicipi:

1. Wedang uwuh dari Yokyakarta

Minuman ini memiliki rasa manis, hangat, disertai aroma rempah yang sangat melegakan. Minuman khas nusantara ini mengandung antioksidan tinggi. Sehingga dapat menyegarkan badan, mengatasi masuk angin, dan melancarkan aliran darah. Menariknya, Minuman tradisional ini masuk dalam Warisan Budaya Tak Benda oleh Kemendikbud, serta menjadi salah satu produk yang masuk pasar mancanegara. Mulai dari Kanada, Jeddah, Vietnam, hingga Nigeria.

2. Kawa Daun dari Sumatera Barat

Dalam bahasa Minang, kawa adalah tanaman kopi. Jadi, kawa daun adalah minuman khas yang terbuat dari daun kopi kering, kemudian ditambahkan kayu manis, dan gula. Sekilas, minuman ini mirip teh, namun aroma dan rasa kopi cukup terasa. Fakta menariknya, kawa daun dapat mengurangi kolesterol darah hingga menurunkan risiko diabetes. Hal ini karena antioksidan yang tinggi di dalamnya.

3. Teh Talua dari Sumatera Barat

Teh ini terbuat dari campuran telur ayam atau itik, gula, dan perasan jeruk nipis. Campuran tersebut menghasilkan lima gradasi warna unik yang disebut limo lenggek. Minuman ini sering dikonsumsi malam hari untuk memberi kehangatan dan mengembalikan stamina tubuh. Karena mengandung vitamin A, D, E, K, dan protein cukup tinggi.

4. Teh Gaharu dari Banjar Baru Kalimantan Selatan

Teh Gaharu memiliki rasa yang agak pahit namun tetap menyegarkan, bermanfaat untuk menenangkan tubuh dengan baik. Karena teh ini mengandung antibakteri yang bermanfaat untuk detoksifikasi. Menariknya, teh gaharu telah dipasarkan ke negara Asia hingga Timur Tengah.

5. Sarabba dari Makassar

Minuman tradisional ini terbuat dari ramuan jahe, gula, santan, dan kuning telur, sering dikonsumsi sebagai minuman penghangat dan penambah stamina. Sarabba punya cita rasa pedas rempah, dan cocok sekali diminum saat malam hari atau saat cuaca hujan.

6. Ie Seureubet dari Aceh

Minuman ini unik karena terbuat dari lada, kayu manis, jahe, pandan, cengkeh, kayu manis, hingga gula merah. Bukan sekadar minuman biasa, ie seureubet mengandung antioksidan yang tinggi, sehingga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memulihkan tenaga setelah beraktivitas.

7. Bir pletok dari Jakarta

Bir pletok identik dengan aroma rempah yang kuat dan warnanya merah menyala. Meski namanya bir, minuman ini sama sekali tidak mengandung alkohol. Minuman ini terbuat dari campuran rempah: kayu manis, jahe, serai, adas, cengkeh, cabe, hingga kapulaga. Memiliki rasa pedas rempah, harum, dan menghangatkan, bir pletok mengandung antioksidan yang tinggi, dan dipercaya dapat meningkatkan imunitas dan mengatasi flu ringan.

8. Bajigur dari Jawa Barat

Minuman yang identik dengan kehangatan ini terbuat dari gula aren, santan, jahe, dan berbagai rempah-rempahan. Biar makin nikmat, bajigur kerap diberikan topping berupa kolang-kaling atau potongan roti di dalamnya. Di balik kehangatannya, bajigur menyimpan khasiat dalam menjaga sistem pencernaan, serta mengendalikan tekanan darah dan kadar gula darah.

9. Teh Sari Sarang Semut dari Sorong Papua Barat Daya

Minuman ini terbuat dari tumbuhan umbi yang digunakan semut sebagai sarang, memiliki rasa yang lebih pekat dari teh pada umumnya. Teh sari sarang semut memiliki kandungan polifenol dan flavonoid yang tinggi. Minuman ini berkhasiat untuk melancarkan haid, mengatasi migrain, hingga darah tinggi.

10. Brem Bali dari Bali

Minuman ini kerap menjadi sesajen upacara-upacara adat masyarakat Hindu Bali. Brem bali merupakan minuman dengan kadar alkohol mencapai 9-25%. Minuman tradisional ini terbuat dari proses fermentasi ketan hitam, yang bisa memakan waktu 1-6 bulan untuk mendapatkan brem bali yang sempurna. Kini, brem bali menjadi salah satu oleh-oleh khas Pulau Dewata yang diburu wisatawan.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....