NTB Raih Indeks Literasi Keuangan Tertinggi Kedua Secara Nasional
- 12 Jul 2024 21:02 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan bahwa indeks literasi keuangan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai 65,45 persen, menjadikannya sebagai tertinggi kedua di Indonesia pada tahun 2023. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang hanya 49,68 persen.
Penjabat Gubernur NTB, Hassanudin, menilai pencapaian ini sangat menguntungkan bagi ekonomi daerah. Dalam acara pengukuhan Kepala OJK NTB yang baru, Rudi Sulistyo, menggantikan Rico Rinaldi, Hassanudin mengungkapkan enam keuntungan dari tingginya indeks literasi keuangan.
"Keuntungan tersebut meliputi, kesejahteraan masyarakat melalui inovasi keuangan inklusi, stabilitas ekonomi dan keuangan daerah, akses keuangan yang lebih terbuka, penguatan sistem keuangan, peningkatan partisipasi masyarakat dan kesiapan menghadapi tantangan ekonomi," ujarnya, Jumat (12/7/2024).
Anggota Komisioner OJK Pusat, Dian Ediana Rae, menekankan pentingnya tantangan ekonomi nasional yang akan teruji melalui dinamika ekonomi daerah, dengan menyatakan bahwa target ekonomi nasional sangat bergantung pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Meskipun demikian, inklusi keuangan di NTB masih berada di angka 82,34 persen, di bawah rata-rata nasional sebesar 85,10 persen. OJK berharap NTB dapat terus meningkatkan konsistensi dan melibatkan semua pihak terkait dalam mencapai target yang diharapkan.
Acara pengukuhan tersebut dihadiri oleh Kepala OJK NTB yang baru, Forkopimda, bupati dan walikota, kepala dinas, kepala lembaga, serta pelaku usaha dan tamu undangan lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....