OJK Perkuat Literasi Keuangan Lewat Sultan Muda Fair 2026

  • 07 Jul 2026 13:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • OJK mendorong peningkatan literasi keuangan digital dan kewirausahaan generasi muda melalui Sultan Muda Fair 2026 di Sumatera Selatan.
  • Nilai transaksi aset kripto Indonesia mencapai hampir Rp122 triliun hingga Mei 2026, dengan 22,4 juta akun yang didominasi generasi muda.
  • Program Sultan Muda Sumatera Selatan telah menghimpun 10.264 pengusaha muda dan diperkuat melalui Sultan Muda Sumsel Center serta dukungan Canva Premium bagi 1.000 UMKM muda.

RRI.CO.ID, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat literasi keuangan digital dan kewirausahaan generasi muda melalui Sultan Muda Fair 2026. Program tersebut digelar bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di Palembang, Senin, 6 Juli 2026.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap inovasi keuangan digital yang aman dan bertanggung jawab. OJK juga ingin mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha muda berbasis teknologi.

OJK menilao transformasi digital membuka peluang besar bagi ekonomi nasional. Namun, perkembangan tersebut harus diimbangi peningkatan literasi keuangan masyarakat.

"Di era sekarang, tidak cukup hanya cakap menggunakan teknologi. Kita juga harus cerdas mengelola keuangan dan siap berkarya serta berwirausaha, sehingga dapat mendukung kemajuan dan pertumbuhan ekonomi daerah," kata Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso.

Ia menegaskan OJK terus mendorong inovasi keuangan digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. Perlindungan konsumen tetap menjadi fondasi utama pengembangan ekosistem keuangan digital.

Menurut Adi, hingga Mei 2026 jumlah akun aset kripto di Indonesia mencapai 22,4 juta. Nilai transaksinya mendekati Rp122 triliun hanya dalam lima bulan pertama tahun ini.

Sejak Mei 2022 hingga Mei 2026, industri aset kripto menyumbang penerimaan negara sebesar Rp2,06 triliun. Mayoritas pengguna aset kripto berasal dari kalangan generasi muda.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mendukung pelaksanaan Program Sultan Muda. Program tersebut diharapkan melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mampu meningkatkan perekonomian daerah.

"Kita punya 600 ribu pelaku UMKM di Sumsel, dan program 100 ribu Sultan Muda ini bukan omong doang, tapi peluang nyata. Gunakan fasilitas Sultan Muda Sumsel Center ini untuk tumbuh bersama dan bangun jejaring pasar yang kuat," kata Herman.

Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto mengatakan OJK memperkuat literasi keuangan melalui kolaborasi lintas sektor. Sultan Muda Fair juga menjadi bagian penguatan Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan.

Program tersebut diperkuat melalui Sultan Muda Sumsel Center sebagai pusat edukasi dan pengembangan wirausaha muda. OJK juga bersinergi dengan berbagai kementerian dan pemangku kepentingan mendukung ekonomi digital.

Dalam kegiatan itu, OJK memberikan dukungan Canva Premium kepada seribu pengusaha muda. Nilai fasilitas tersebut mencapai Rp1,14 miliar untuk memperkuat pemasaran digital UMKM.

Sultan Muda Fair 2026 juga menghadirkan pelatihan literasi keuangan, lokakarya digital, pameran UMKM, dan peluncuran Kredit Sultan Muda. Hingga kini, sebanyak 10.264 pengusaha muda telah bergabung dalam Program Sultan Muda Sumatera Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....