Harga Mayoritas Saham Naik, IHSG Ditutup 'Rebound'

  • 05 Mar 2026 21:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat hingga penutupan perdagangan hari ini. IHSG ditutup naik 1,76 persen atau 133 poin ke level 7.710,53.

Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas saham yang harganya naik, jumlahnya sebanyak 597 saham. Sebanyak 125 saham harganya turun dan 89 saham stagnan.

"IHSG berhasil 'rebound' (berbalik menguat), didorong oleh sentimen positif penguatan indeks bursa global. Serta aksi 'bargain hunting' meskipun terjadi aksi ambil untung pada beberapa saham yang telah mengalami rally," kata Tim Analis Phintraco Sekuritas, Kamis, 5 Maret 2026.

Saham yang mengalmi rally, kata Tim Phintraco, antara lain saham-saham sektor migas. Sementara itu aksi 'bargain hunting' adalah strategi investor memborong saham saat harganya murah di pasar.

Hari ini, saham sektor siklikal (barang sekunder) membukukan kenaikan terbesar 3,4 persen. Sedangkan saham sektor transportasi mencatatkan koreksi terbesar -0,13 persen.

Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 34,46 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 2,08 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp17,94 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp13.754,29 triliun.

Pelaku pasar, tambah Tim Phintraco, saat ini sedang menantikan data cadangan devisa Indonesia bulan Februari 2026. "Cadangan devisa diperkirakan mengalami penurunan di tengah berlanjutnya depresiasi rupiah," ucapnya.

Selain itu, Amerika Serikat juga akan merilis sejumlah data ekonomi penting. Di antaranya data gaji pekerja non-pertanian (nonfarm payrolls), data pengangguran bulan Februari, data penjualan ritel Januari.

"Menurut konsensus, data nonfarm payrolls diperkirakan melambat menjadi 59 ribu di Februari dan 130 ribu di Januari 2026. Sedangkan tingkat pengangguran diperkirakan stabil di level 4,3 persen," kata Tim Phintraco menutup analisisnya.

Rekomendasi Berita