IHSG Berbalik Menguat Saat Pembukaan Perdagangan, Meski Rentan Koreksi
- 05 Mar 2026 10:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat pada pembukaan perdagangan hari ini. IHSG melesat naik 1,56 persen atau 118 poin ke level 7.695.
"Hari ini, IHSG berpotensi menguat ke 7.700. Tapi masih rentan koreksi sepanjang belum closing di atas 7.720," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, Kamis, 5 Februari 2026.
Ia memperkirakan IHSG akan bergerak di rentang 7.400-7.470 untuk level support. Sedangan level resistansi di rentang 7.700-7.720.
IHSG kembali menguat setelah pada Rabu kemarin anjlok ke level terendah. IHSG ditutup turun hingga 4,57 persen atau 362 poin ke level 7.577.
Penurunan IHSG Rabu kemarin disertai dengan net sell (jual bersih) saham oleh investor asing sebesar Rp214 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BBNI, ANTM, AMMN, dan BBRI.
Pada Rabu kemarin, bursa saham di kawasan Asia juga mengalami pelemahan. Indeks saham Kospi Korea Selatan mengalami penurunan terburuk hingga 12,6 persen.
Penurunan bursa saham di Asia dipengaruhi oleh sentimen negatif akibat perang di Timur Tengah. Saat ini, para investor sedang mencermati pertemuan parlemen tahunan para pembuat kebijakan Tiongkok.
"Pertemuan yang dijuluki 'The Two Sessions,' ini terdiri dari kongres konsultatif dan Kongres Rakyat Nasional. Pertemuan dijadwalkan dibuka hari ini, Kamis, 5 Maret 2026," ucap Fanny.
Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang akan mengumumkan serangkaian target ekonomi di Kongres Rakyat Nasional. Sebagian besar target ekonomi tersebut telah diputuskan pada pertemuan bulan Desember.
Beberapa indeks saham di Asia yang turun signifikan pada Rabu kemarin antara lain Taiex Taiwan melemah 4,35 persen. Hang Seng Hong Kong melemah 2,01 persen, Nikkei 225 Jepang juga turun lebih dari 3 persen.