IHSG Ditutup di Zona Merah, Turun 1,21 Persen

  • 01 Sep 2025 21:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak beranjak dari zona merah hingga penutupan perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 1,21 persen atau 94 poin ke level 7.736.

Sebanyak 557 saham harganya turun, 214 saham stagnan dan 185 saham harganya naik. Saham sektor industrial naik paling kuat (1,58 persen) dan saham sektor transportasi dan logistik turun paling dalam (-2,19) persen.

“Di dalam negeri, IHSG melemah karena kekhawatiran terkait stabilitas politik. Pelaku pasar tetap berhati-hati di tengah aksi protes yang masih berlangsung terkait ketidaksetaraan dan meningkatnya biaya hidup,” Kata Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Senin (1/9/2025).

Baca Juga:

Pembukaan Perdagangan, IHSG Merosot hingga 3 Persen

Rupiah Lanjutkan Penguatan, Ditutup Naik 81 Poin

Pernyataan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, juga membantu membatasi pelemahan. “Ia meyakinkan pasar bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat ,” ucap Tim Pilarmas.

Fundamental ekonomi yang kuat mendapat dorongan dari paket insentif yang direncanakan pemerintah. Menko perekonomian yang hadir di gedung BEI hari ini juga berjanji akan “meminimalkan dampak” protes terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Data ekonomi terbaru juga menaham penurunan IHSG lebih dalam,” ucap Tim Pilarmas. Data tersebut antara lain, data inflasi Agustus sedikit melandai ke 2,31 persen.

Data lainnya adalah surplus perdagangan Juli tercatat sebesar USD4,18 miliar, lebih tinggi dari ekspektasi. Selain itu, S&P Global merilis data PMI manufaktur Indonesia naik ke level 51,5 pada Agustus 2025.

“Aktivitas manufaktur bangkit kembali, seiring meningkatnya output dan pesanan baru setelah empat bulan penurunan. Sementara permintaan luar negeri tumbuh dengan laju tercepat sejak September 2023,” ujar Tim Pilarmas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....