Rupiah Dibuka Naik di Tengah Kekhawatiran Pasar

  • 20 Jun 2025 09:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS dalam pembukaan perdagangan akhir pekan ini, di tengah kekhawatiran pasar. Data Bloomberg menunjukkan, rupiah naik 0,19 persen atau 30 poin menjadi Rp16.375 per dolar AS.

Rupiah turun 0,57 persen atau 93 poin menjadi Rp16.406 per dolar AS, pada penutupan hari Kamis kemarin. Meski dibuka menguat, rupiah berisiko berbalik melemah dipengaruhi oleh dinamika geopolitik, utamanya ketegangan antara Iran-Israel.

"Ada potensi pelemahan berlanjut, karena ada kekhawatiran AS akan membantu Israel menyerang Iran. Kondisi yang membuat tensi di Timur Tengah meninggi dan juga mengundang sekutu Iran untuk ikut campur," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, Jumat (20/6/2025).

Baca juga: IHSG Merosot Tajam dalam Perdagangan Hari Ini

Perdagangan Saham Lesu, IHSG Turun Hampir Dua Persen

Terakhir, pihak Gedung Putih mengatakan akan mengambil keputusan dalam dua minggu ini, terkait rencana serangan AS ke Iran. Sementara, sejumlah pemimpin dunia, utamanya Rusia memperingatkan AS untuk tidak ikut campur dalam konflik Iran-Israel.

"Sentimen ini yang mungkin membayangi pergerakan rupiah terhadap dolar AS hari ini," ucap Ariston. Indeks dolar AS hari turun tipis 0,04 persen ke level 98,86.

Ariston memperkirakan, potensi pelemahan rupiah ke arah Rp16.400. Adapun level support rupiah di kisaran Rp16.300 per dolar AS.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....