Pasar Pantau Perang Israel-Iran, Rupiah Konsolidasi
- 17 Jun 2025 10:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah terhadap dolar AS pagi ini. Data Bloomberg menunjukkan, rupiah turun 0,14 persen atau 23 poin menjadi Rp16.288 per dolar AS.
Pada penutupan perdagangan hari Senin, rupiah menguat ke posisi Rp16.265. "Nilai tukar rupiah belum bergerak kemana-mana, masih berkonsolidasi di kisaran Rp16.200-16.300," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, Selasa (17/6/2025).
Baca Juga:
Konflik Israel-Iran Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah
Indeks Harga Saham Diperkirakan Terkoreksi Hari Ini
Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama di Enam Sektor Utama
Menurut Ariston, pasar masih menunggu perkembangan di Timur Tengah, yakni konflik Israel-Iran. "Senin kemarin tidak ada ekskalasi, sehingga pelaku pasar tenang dan Kembali masuk ke aset berisiko," ucapnya.
Namun para pelaku pasar masih mewaspadai perkembangan konflik ini. Sehingga ada kemungkinan nilai tukar dolar masih bergerak di kisaran yang sama, indeks dolar AS hari ini 97,54.
"Dolar AS masih terbuka untuk menguat lagi terhadap nilai tukar lainnya karena potensi ekskalasi konflik. Negosiasi tarif yang berpotensi deadlock juga akan mempengaruhi pergerakan dolar AS," ujar Ariston.
Hari ini, peluang pelemahan rupiah ke arah Rp16.300. Sedangkan potensi support di kisaran Rp16.200 per dolar AS.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....