IHSG Berpeluang Naik Lagi setelah Anjlok
- 12 Jun 2025 09:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang kembali menguat hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun ke level 7.222, Rabu kemarin.
Penurunan IHSG disertai dengan net sell asing (jual bersih) oleh investor asing sebesar Rp60 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, CUAN, BBCA, PGAS, dan BREN.
"IHSG masih potensi melanjutkan kenaikan sepanjang masih kuat di support 7.200. IHSG diperkirakan akan bergerak di level support dengan rentang 7.150-7.200, sedangkan level resistansi di rentang 7.260-7.300," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, Kamis (12/6/2025).
Baca juga: Perdagangan Saham Lesu, IHSG Ditutup di Zona Merah
Pasar Pantau Negosiasi AS-Tiongkok, IHSG Dibuka Naik
Bursa saham global dipengaruhi oleh rilis data ekonomi AS dan perkembangan kesepakatan dagang AS-Tiongkok. Indeks saham di Wall Street, Amerika Serikat melemah setelah rilis data Indeks Harga Konsumen AS.
"Inflasi konsumen AS naik 0,1 persen pada Mei dibandingkan bulan April, tapi lebih rendah dari ekspektasi sebesar 0,2 persen. Sementara itu, Inflasi inti yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi, naik 0,1 persen di bawah ekspektasi," ujar Fanny.
Sisi lain, setelah dua hari pembicaraan di London, pejabat AS dan Tiongkok sepakat pada kerangka kesepakatan awal. Namun, penerapannya masih menunggu persetujuan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok, Xi Jinping.
"Dalam kesepakatan tersebut, Tiongkok akan mengizinkan ekspor logam langka. Sedangkan AS akan mencabut sebagian pembatasan ekspor teknologi tinggi ke Tiongkok," ucap Fanny.
Namun, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick menegaskan, tarif AS terhadap produk Tiongkok tidak akan berubah dalam waktu dekat. Trump dalam unggahannya di Truth Social menulis dengan huruf kapital “Kita mendapatkan tarif total 55%, Tiongkok mendapatkan 10%".
Indeks saham di kawasan Asia menguat seiring optimisme perundingan dagang AS-Tiongkok. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,55 persen, indeks Kospi Korea Selatan naik 1,23 persen.
Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,06 persen. Begitu pula Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,84 persen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....