Data Ekonomi AS Buka Peluang Penguatan Rupiah
- 04 Jun 2025 09:34 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Data perekonomian Amerika Serikat yang dirilis semalam akan mempengaruhi pergerakan rupiah terhadap dolar hari ini. Pada Selasa kemarin, rupiah ditutup turun 0,34 persen atau 55 poin menjadi Rp16.308 per dolar AS.
"Data ekonomi AS yang dirilis semalam, muncul beragam. Data pesanan pabrik mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra dalam analisisnya, Rabu ( 4/6/2025).
Baca Juga:
Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah karena Berbagai Tekanan
Indeks Harga Saham Diperkirakan Membaik
Sedangkan data jumlah lowongan pekerjaan AS dirilis lebih bagus dari proyeksi. Penambahan jumlah lowongan kerja terjadi di tengah kemerosotan ekonomi AS akibat kenaikan tarif impor.
Tapi. menurut Ariston, perekonomian AS belum sepenuhnya lepas dari tekanan. Kondisi ini yang masih akan mendorong pelemahan dolar AS.
"Ditambah isu fiskal dimana defisit akan meningkat dan utang AS akan dinaikan lagi. Isu ini menambah beban ekonomi AS dan memberi tekanan ke mata uangnya," ucap Ariston.
Karenanya, rupiah hari ini berpeluang menguat. "Paling tidak masih konsolidasi di kisaran Rp16200-16300 per dolar AS," ujar Ariston menutup analisisnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....