Cadangan Devisa Maret 2025 Bertambah Jadi USD157,1 Miliar
- 14 Apr 2025 20:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Laporan Bank Indonesia (BI) menyebutkan, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2025 sebesar USD157,1 miliar. Jumlahnya meningkat dibandingkan posisi pada akhir Februari 2025 yang tercatat sebesar USD154,5 miliar.
“Kenaikan cadangan devisa bersumber dari penerimaan pajak dan jasa. Serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, Senin (14/4/2025).
Baca Juga:
IHSG Melejit ke Level 1,7 Persen
Rupiah Lanjutkan Penguatan Jadi Rp16.786 per Dolar AS
Volatilitas Masih Tinggi, Ketahanan Sektor Jasa Keuangan Terjaga
Cadangan devisa meningkat di tengah kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah. Kebijakan ini sebagai respon terhadap meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global yang menyebabkan rupiah berfluktuatif.
Cadangan devisa Maret 2025 setara pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor serta pembayaran utang luar negeri pemerintah. Jumlahnya juga berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
“Cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal ke depan. Serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” ucap Denny.
BI meyakini prospek ekspor, neraca transaksi modal dan finansial kedepannya tetap mencatatkan surplus. Persepsi investor terhadap prospek perekonomian Indonesia dan imbal hasil investasi juga masih positif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....