IHSG Melejit ke Level 1,7 Persen
- 14 Apr 2025 19:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia bergerak positif sehingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau. Pada akhir sesi perdagangan, IHSG terpantau naik signifikan 1,7 persen (106 poin) ke level 6.368,52.
Kenaikan IHSG ditopang kenaikan harga mayoritas saham. BEI melaporkan harga 502 saham mengalami kenaikan, sementara 299 saham stagnan dan 158 saham turun.
Tiga sektor saham mencatat kenaikan tertinggi dan menjadi pendorong utama penguatan IHSG. Misalnya saham sektor bahan baku, sektor energi, dan sektor barang primer (non-siklikal).
Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat di Tengah Panasnya Perang Tarif
Jumlah saham yang diperdagangan sebanyak 22,43 miliar lembar dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1.180.000 kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp13,68 triliun dan kapitalisasi pasar senilai Rp10.917 triliun.
Sementara itu, Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa hingga akhir Maret 2025 sebesar USD157,1 miliar. Ini berarti kenaikan dibandingkan posisi akhir Februari 2025 yang sebesar USD154,5 miliar.
Menurut analisis Tim Phillip Sekuritas, mayoritas bursa saham Asia juga menguat ditopang oleh saham-saham teknologi. Sentimen pasar berubah positif setelah Presiden AS Donald Trump memberi pengecualian sementara terhadap tarif sejumlah produk Tiongkok.
Di antaranya ponsel pintar, komputer, dan barang elektronik produksi Negeri Tirai Bambu tersebut. Namun kenaikan indeks dibatasi peringatan Trump yang menyatakan pungutan tarif masih mungkin terjadi suatu saat.
Menanggapi manuver Trump, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan kebijakan proteksionisme tidak akan membawa kemajuan bagi perekonomian global. "Dalam perang dagang, tidak ada yang keluar sebagai pemenang," kata Tim Phillip Sekuritas Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....