Rupiah Naik Tipis Tinggalkan Level Rp16.600 per Dolar
- 26 Mar 2025 17:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Rabu (26/3/2025). Menurut Bloomberg, rupiah naik 0,14 persen atau 24 poin menjadi Rp16.587 per dolar AS.
Analis pasar uang, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah berlangsung di tengah sentimen risk on di pasar equitas. "Pelaku pasar sedang merasa optimistis terhadap prospek pasar saham," ujarnya.
Baca juga: Rupiah Diperkirakan Masih Melemah Meski Dibuka Naik Tipis
Baca juga: Dolar Sedang Naik, Rupiah Diperkirakan Masih Hadapi Tekanan
Menurut Lukman, saat ini di pasar modal sedang berlangsung aliran masuk (inflow) modal asing. Ini disebabkan aksi 'bargain hunting' atau berburu aset atau instrumen saat harganya sedang murah.
"Namun, penguatan rupiah masih terbatas karena mata uang regional dan emerging market pada umumnya masih tertekan," ucapnya. Lukman mengatakan tekanan berasal dari kekhawatiran menjelang tenggat waktu implementasi tarif impor Presiden AS Donald Trump minggu depan.
Menurut dia, pada perdagangan Kamis (27/3/2025) masih berat bagi rupiah untuk kembali menguat. Bank sentral AS, The Fed, kemungkinan akan kembali bersikap hawkish (ketat) melihat pernyataan beberapa pejabatnya.
Selain itu, penjualan barang tahan lama di AS juga melemah. Dolar AS pun terpantau mulai rebound (kembali menguat) pada beberapa sesi terakhir.
Lukman memperkirakan pada Kamis (27/3/2025) rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi dengan potensi melemah atau menguat terbatas. "Pergerakan nilai tukar rupiah akan berkisar antara Rp16.500-Rp16.600 per dolar AS," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....