Investor Pasar Modal Indonesia Tembus 15 Juta SID
- 10 Feb 2025 20:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta :Jumlah investor pasar modal menembus angka 15 juta investor pada akhir Januari 2025. Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor pasar modal sebanyak 15.161.166 Single Investor Identification (SID).
Pertumbuhan jumlah investor pasar modal sepanjang Januari 2025 sebanyak 289.517 SID. Jumlahnya lebih tinggi 144.639 SID dibandingkan pertumbuhan Januari 2024 sebanyak 144.888 SID.
“Pertumbuhan ini mencerminkan optimisme terhadap pasar modal Indonesia. Seiring dengan meningkatnya literasi keuangan dan partisipasi masyarakat dalam investasi,” kata Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Iman Rachman, Senin (10/2/2025).
Baca Juga :
Perdagangan Masih Lesu, IHSG Turun Hampir 1,40 Persen
Ketegangan Perang Dagang Meningkat, Rupiah Ditutup Melemah
Data Tenaga Kerja AS Membuat Rupiah Berisiko Melemah
Hal itu, tambah Iman, menunjukkan minat masyarakat yang meningkat terhadap kepemilikan saham sebagai instrumen investasi jangka panjang. Melihat perkembangan ini, BEI optimis pasar modal Indonesia bisa memberikan kontribusi bagi perekonomian Indonesia yang berkelanjutan.
“Potensi itu dapat terwujud dengan kerjasama semua pemangku kepentingan seperti pemerintah, regulator, korporasi dan investor. Semuanya bersinergi untuk memajukan pasar modal yang lebih inklusif, transparan, dan berdaya saing global,” ucap Iman.
Sementara Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, jumlah investor pasar modal masih berpotensi tumbuh lebih besar. Terutama jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 280 juta jiwa.
“Karena itu, BEI akan memperluas jangkauan edukasi ke seluruh lapisan masyarakat dan meningkatkan inklusi pasar modal. Fokus BEI adalah meningkatkan literasi dan inklusi keuangan serta mendorong generasi muda berpartisipasi aktif di pasar modal Indonesia,” ujar Jeffrey.
Sepanjang Januari 2025, BEI telah melaksanakan 411 kegiatan edukasi di berbagai daerah . Edukasi dilakukan dalam bentuk penyelenggaraan sekolah pasar modal, forum investor serta pembuatan konten edukasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....