Dolar AS Cenderung Kuat, Rupiah Duperkirakan Melemah Lagi

  • 31 Jan 2025 09:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Nasib mata uang rupiah diperkirakan masih terombang-ambing karena kecenderungan dolar AS yang menguat. Pada penutupan perdagangan hari Kamis kemarin, rupiah ditutup turun 0,22 persen atau 35 poin ke posisi Rp16.256 per dolar AS.

"Sentimen kelihatannya masih positif untuk dolar AS. Kecenderungan itu dipengaruhi ancaman-ancaman Trump soal kenaikan tarif belakangan ini," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, Jumat (31/1/2025).

Baca Juga :

Sikap Kontraktif The Fed Terus Lemahkan Rupiah

Pemerintah Subsidi Bunga Kredit untuk Sektor Padat Karya

Trump mengancam akan menaikkan tarif impor 10 persen terhadap produk-produk dari Tiongkok. Sedangkan untuk Kanada dan Meksiko Trump mengancam akan mengenakan tarif impor hingga 25 persen.

Pasar juga melihat Bank Sentral AS bakal tidak memangkas suku bunga untuk sementara waktu. Perkiraan itu karena potensi kenaikan inflasi akibat kebijakan kenaikan tarif impor Trump.

"Hari ini rupiah masih berpeluang melemah terhadap dolar AS ke arah Rp16.300. Sedangkan potensi support di kisaran Rp16.200 per dolar AS," ujar Ariston.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....