Dolar AS Melejit, Rupiah Makin Anjlok
- 13 Des 2024 10:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) makin melejit, menekan nilai tukar rupiah semakin anjlok, Jumat (13/12/2024). Data Bloomberg menunjukkan, rupiah dibuka turun 0,23 persen (36 poin), sehingga nilai tukarnya menjadi Rp15.981 per dolar AS.
"Indeks dolar AS melejit naik ke area 107 pagi ini. Pagi kemarin masih di sekitar 106,50," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, Jumat (13/12/2024).
Baca juga: Tekanan Dolar Makin Tinggi, Rupiah Turun Jadi Rp15.944
Mayoritas Saham Anjlok, IHSG Masuk Zona Merah
Ariston mencermati data inflasi produsen AS bulan November yang dirilis semalam. Inflasi produsen menunjukkan kenaikan menjadi 3 persen secara tahunan.
"Inflasinya lebih lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 2,6.persen. Inflasi AS yang masih belum stabil turun, menaikan peluang suku bunga acuan AS bakal sulit turun tahun depan," ujar Ariston.
Ketegangan di Timur Tengah yang meningkat, juga membuat posisi dolar tetap kuat dibandingkan nilai tukar mata uang lainnya. Nilai tukar regional bergerak melemah terhadap dolar AS, dan rupiah juga berpeluang melemah lagi hari ini.
"Peluang pelemahan rupiah hari ini ke arah Rp16 ribu. Adapun level support di sekitar Rp15.900 per dolar AS," ucap Ariston menutup analisisnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....