Mayoritas Saham Anjlok, IHSG Masuk Zona Merah

  • 12 Des 2024 19:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas ke zona merah pada penutupan perdagangan Kamis (12/12/2024). Menurut Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 0,94 persen atau 70 poin ke level 7.394.

Ini merupakan pelemahan IHSG setelah selama lima hari terus mengalami kenaikan. Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas menyatakan hal itu terjadi pada sebagian besar saham dengan kapitalisasi besar (big caps).

Baca juga: Pembukaan Perdagangan Lesu, IHSG Diperkirakan Stagnan Hari Ini

Indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan juga tersungkur. Harga 360 saham turun, sementara 359 saham stagnan dan 227 saham naik.

Saham sektor barang sekunder mencatat kenaikan tertinggi yaitu 0,59 persen. Sedangkan saham sektor transportasi dan logistik mengalami penurunan terendah yaitu minus 1,71 persen.

Volume saham yang diperdagangkan sebanyak Rp19,72 miliar lembar dengan frekuensi perdagangan 1,2 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan mencapai Rp12,11 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp12.704 triliun.

Tim Analis Pilarmas menyatakan IHSG anjlok di tengah menguatnya indeks saham bursa Asia. Pasar saham Asia berekspektasi pada Konferensi Kerja Ekonomi Pusat Tiongkok yang sedang berlangsung.

Pada awal pekan, Politbiro telah merekomendasikan kebijakan moneter yang cukup longgar. Langkah itu dilakukan untuk mendukung perekonomian negara itu yang lesu.

Sementara di Eropa, European Central Bank tampaknya akan menurunkan tingkat suku bunga keempat kalinya pada pertemuan Kamis (12/12/2024) malam.

"Kami memperkirakan ECB akan memangkas suku bunga sebesar 25 bps," kata Tim Analis Pilarmas. Sehingga tingkat suku bunga yang semula 3,4 persen akan diturunkan menjadi 3,15 persen.

Para pelaku pasar kini memperkirakan penurunan 25 bps pada setiap pertemuan ECB hingga Juni 2025. Sehingga itu berpotensi membawa suku bunga ke tingkat netral sebesar 2 persen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....