Tekanan Dolar Makin Tinggi, Rupiah Turun Jadi Rp15.944

  • 12 Des 2024 19:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih berlanjut hingga penutupan perdagangan Kamis (12/12/2024). Menurut Bloomberg, rupiah turun 0,16 persen atau 25 poin ke posisi Rp15.944 per dolar AS.

Analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pelaku pasar makin yakin The Fed memangkas suku bunga bulan ini. "Menurut survei CME FedWatch Tool, pasar memperkirakan peluang 98 persen pemangkasan suku bunga 25 basis poin," katanya.

Baca juga: Ketidakpastian Global Meningkat Membuat Rupiah Makin Melemah

Menurut dia, pasar lebih menyukai dolar AS di tengah meningkatnya keraguan terhadap prospek jangka panjang inflasi dan suku bunga. Pembacaan data ekonomi AS pada Rabu (11/12/2024) menunjukkan inflasi pada level terkuatnya dalam tujuh bulan terakhir.

"Tren inflasi yang menguat akan membuat The Fed berhati-hati terhadap pelonggaran moneter lebih lanjut," ucap Ibrahim. Fokus pasar selanjutnya adalah indeks harga produsen yang akan dirilis Kamis (12/12/2024) malam.

Konflik di Timur Tengah yang masih berlanjut ikut mempengaruhi sentimen pasar. Pada saat yang sama, perhatian juga tertuju pada Konferensi Kerja Ekonomi Tiongkok.

Dari dalam negeri, Ibrahim mencermati laporan kinerja APBN yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Pada November 2024, APBN membukukan defisit sebesar Rp401,8 triliun atau 1,81 persen dari PDB.

"Defisit anggaran masih di bawah target total defisit yang ditetapkan pada Undang-Undang APBN 2024," ujarnya. Di sana disebutkan target defisit anggaran tahun ini sebesar Rp522,8 triliun.

Meski begitu, tantangan untuk menjaga keseimbangan fiskal masih cukup berat. Hal ini karena pemulihan pendapatan negara belum sepenuhnya stabil.

Untuk itu, Pemerintah harus mengupayakan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas fiskal. Caranya dengan pengelolaan belanja yang lebih efisien dan mendorong peningkatan penerimaan negara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....