Rupiah Diperkirakan Menguat Terbatas Akhir Pekan Ini
- 06 Des 2024 10:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Rupiah menguat terhadap dolar AS dalam pembukaan perdagangan di akhir pekan ini. Data Bloomberg menunjukkan rupiah naik 0,05 persen (8,5 poin) ke posisi Rp15.953 per dolar AS.
"Pagi ini, rupiah dibuka menguat terhadap dolar AS, sejalan dengan penurunan indeks dolar pagi ini di kisaran 105,87. Pada Kamis kemarin, indeks dolar AS berada di kisaran 106,30-an," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra dalam analisisnya, Jumat (6/12/2024).
Baca Juga:
Rupiah Terdongkrak Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed
IHSG Ditutup Turun Tertekan Saham Sektor Finansial
Data Tenaga Kerja AS Membuat IHSG Berisiko Melemah
Menurut Ariston, data klaim tunjangan pengangguran mingguan di AS yang naik, memberikan sentimen negatif terhadap dolar AS. Jumlah klaim tunjangan tercatat 224 ribu, lebih besar dari perkiraan 215 ribu klaim.
'Hari ini pasar akan mengonfirmasi kondisi ketenagakerjaan AS dengan data tenaga kerja versi pemerintah untuk bulan November. Seperti data Non Farm Payrolls, data tingkat pengangguran dan data tingkat upah harian," ujar Ariston.
Tapi, tambahnya, pasar mungkin harus mewaspadai sentimen pasar terhadap aset berisiko. Apalagi pagi ini indeks saham Asia mayoritas bergerak negatif.
"Nilai tukar regional yang justru bergerak melemah terhadap dolar AS, mungkin bisa menahan penguatan rupiah. Konsolidasi menjelang data tenaga kerja AS bisa jadi alasan pelaku pasar untuk tidak masuk pasar," ucapnya.
Ariston memperkirakan potensi penguatan rupiah hari ini ke arah Rp15.830. Sedangkan potensi pelemahan rupiah ke arah Rp15.900 per dolar AS.
Analis Pasar Uang lainnya, Lukman Leong mengatakan, penguatan rupiah kemungkinan masih sangat terbatas. "Pelaku masih cenderung wait and see menantikan data pekerjaan AS penting Non-Farm Payrolls yang akan dirilis malam ini," kata Lukman.
Selain itu, pelaku pasar juga menunggu data cadangan devisa Indonesia yang dirilis Bank Indonesia. Lukman memperkirakan, rupiah akan bergerak di rentang Rp15.800-15.900 per dolar AS.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....