Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III 2024 Capai 4,95 Persen

  • 05 Nov 2024 14:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan perekonomian Indonesia tumbuh 4,95 persen per tahun (year-on-year) pada triwulan III 2024. Ini merupakan kenaikan 1,50 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter) di tahun yang sama.

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, Selasa (5/11/2024). Sedangkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dari Januari hingga September 2024 tercatat sebesar 5,03 persen

Baca juga: 'Dibayangi' Dua Peristiwa Penting, Rupiah Diperkirakan Masih Tertekan

Pertumbuhan ekonomi berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku tercatat sebesar Rp5.638,9 triliun. Sedangkan berdasarkan PDB atas dasar harga konstan sebesar Rp3.279,6 triliun.

Sumber utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III 2024 adalah konsumsi rumah tangga sebesar 2,55 persen. Kemudian diikuti investasi tumbuh 1,63 persen dan konsumsi pemerintah 0,32 persen.

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga ditopang oleh sektor pariwisata yang tercermin dari tingkat hunian hotel serta meningkatnya wisatawan nusantara.

Sektor penopang konsumsi lainnya adalah transportasi dan komunikasi. Ini ditandai dengan meningkatnya penjualan sepeda motor serta jumlah penumpang angkutan darat, laut, dan udara.

Baca juga: IHSG Dibuka Turun, Analis: Pasar Menantikan Pilpres AS

Pertumbuhan investasi misalnya ditopang oleh pembangunan proyek infrastruktur oleh pemerintah dan swasta, serta peningkatan realisasi belanja modal pemerintah. Selain itu juga peningkatan impor barang modal, khususnya jenis mesin dan peralatan lainnya.

Sementara pertumbuhan ekspor ditopang oleh peningkatan permintaan dan kunjungan wisatawan mancanegara. "Volume dan nilai ekspor sejumlah komoditas meningkat, seperti bahan bakar mineral, mesin dan peralatan listrik, serta kendaraan," ujarnya.

Berdasarkan wilayah, pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi di Provinisi Maluku dan Papua sebesar 6 persen. Namun, kontribusi pertumbuhan ekonomi terbesar masih berasal dari Pulau Jawa sebesar 56,84 persen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....